Breaking News:

Sumber Daya Manusia Berkualitas Berperan Dalam Pembangunan Nasional

Sumber daya manusia yang berkualitas berperan dalam pembangunan nasional.

Penulis: Siti Fatimah | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Siti Fatimah
Webinar yang digelar Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Kristen Maranatha dan Universitas Dhyana Pura (Undhira) Bali dengan tema “Model Pemberdayaan Masyarakat Adat sebagai Strategi Dalam Percepatan Ekonomi Nasional". 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sumber daya manusia (SDM) berperan dalam pembangunan termasuk dalam perekonomian.

Karena itu, kualitas SDM yang baik menjadi modal utama untuk perpecapatan perekonomian terlebih pascapandemi Covid-19.

Untuk bisa menghasilkan SDM berkualitas salah satunya adalah melalui pendidikan.

Dosen FE UK Maranatha, Prof. Dr. Wilson Bangun, S.E., M.Si mengatakan, modal manusia atau human capital berperan penting dalam suatu proses produksi. Salah satu yang ditekankan untuk kualitas SDM adalah pendidikan.

Investasi terhadap pendidikan menghasilkan pendapatan nasional yang lebih besar dibandingkan investasi fisik, seperti yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Jepang dengan memilih membangun SDM terlebih dahulu melalui pendidikan.

"Tanpa memperhatikan pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan, pengetahuan, dan keterampilan akan mengakibatkan produktivitas fisik akan merosot," kata Prof Wilson pada acara Webinar yang digelar Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Kristen Maranatha dan Universitas Dhyana Pura (Undhira) Bali dengan tema “Model Pemberdayaan Masyarakat Adat sebagai Strategi Dalam Percepatan Ekonomi Nasional ", belum lama ini.

Menurutnya, pembangunan fisik suatu negara lebih produktif bila memiliki SDM terampil.

Ini sesuai dengan misi pembangunan Indonesia yang disampaikan oleh Presiden RI Joko Widodo, serta misi pembangunan Jabar di tahun 2020 yang menitikberatkan pada pembangunan SDM dan pemerataan pembangunan.

Pada acara yang sama, Dosen Fakultas Ekonomika dan Humaniora Undhira, Dr. I Wayan Ruspendi Junaedi, S.E., M.A. sekaligus Ketua Peneliti dan penerima hibah riset DIKTI mengatakan, kemitraan usaha dapat menjadi salah satu upaya jangka panjang yang dapat dipilih setiap daerah untuk mencapai tujuan bisnis bersama, terutama pada kondisi pandemi saat ini.

"Kemitraan itu memiliki banyak manfaat diantaranya sebagai upaya bersama untuk memperkuat kemampuan bersaing dan untuk membangun tatanan dunia usaha yang kuat dengan tulang punggung usaha menengah yang tangguh. Selain itu, bisa saling mendukung dengan usaha kecil dan usaha menengah atau usaha besar melalui ikatan-ikatan kerja sama," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved