Breaking News:

Harga Sayuran Turun Drastis di Kota Bandung, Disdagin: Itu Keuntungan bagi Warga Sebagai Konsumen

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung merasa tidak perlu menyiapkan langkah khusus, untuk mengatasi penurunan harga sayuran

Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung Elly Wasilah di Balai Kota, Kamis (28/5/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung merasa tidak perlu menyiapkan langkah khusus, untuk mengatasi penurunan harga sejumlah sayuran.

Kepala Disdagin Kota Bandung, Elly Wasliah mengatakan, penurunan harga sayuran di pasar tradisional menjadi keuntungan bagi masyarakat Kota Bandung yang merupakan konsumen. 

"Kalau untuk menstabilkan harga sayuran supaya naik lagi, itu harus upaya teman-teman dari daerah produsen," ujar Elly, saat dihubungi, Kamis (27/8/2020).

Harga Sayuran di Kota Bandung Anjlok, Tomat dan Cabai Turun hingga 50 Persen

Saat ini, kata Elly, hampir semua jenis sayuran di pasar tradisional Kota Bandung mengalami penurunan. 

Tomat dan cabai menjadi jenis sayuran yang harganya turun drastis, dari yang biasanya tomat di jual Rp. 10 ribu per kilogram, kini menjadi Rp. 5 ribu per kilogram. Sedangkan harga cabai keriting dari Rp15 ribu per kilogram, turun menjadi Rp8 ribu.

"Semua jenis cabai turun, tomat, sawi, brokoli juga turun," katanya.

Kadisdagin Kota Bandung Sebut Harga Sayuran Turun karena Penurunan Daya Beli saat Pandemi Covid-19

Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved