Breaking News:

Ajak UMKM Berkreasi Saat Pandemi, Yuk Ikuti Kompetisi Konten Kreatif Berhadiah Puluhan Juta Rupiah

bisa diikuti oleh UMKM dengan pekerja kreatif yang terdiri dari 3 kategori yaitu konten dalam bentuk fotografi, videografi, dan desain ilustrasi denga

IM3 Ooredoo/hai.grid.id
ILUSTRASI - Nadin Amizah, Ardhito Pramono dan Barasuara Kolaborasi untuk Beri Energi Perjuangan Anak Muda bareng IM3 Ooredoo 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

TRIBUNJABAR. CO. ID, BANDUNG - Pandemi Covid-19 berdampak kepada hampir semua industri termasuk UMKM di Indonesia. Banyak masyarakat yang akhirnya kehilangan sumber mata pencaharian dan terpaksa harus beralih profesi seperti membuat usaha rumahan untuk dapat bertahan hidup.

Untuk mendukung pelaku UMKM tetap semangat berkreasi dan berkarya, IM3 Ooredoo dan @kreatif.hub mengadakan kompetisi konten kreatif.

Fahroni Arifin, Senior Vice President Head of Brand Management & Strategy of Indosat Ooredoo mengatakan, kompetisi ini bisa diikuti oleh UMKM dengan pekerja kreatif yang terdiri dari 3 kategori yaitu konten dalam bentuk fotografi, videografi, dan desain ilustrasi dengan total hadiah puluhan juta rupiah untuk periode 8-29 September 2020.

"Melihat besarnya semangat generasi muda dalam berjuang mencari cara menginspirasi IM3 Ooredoo dan KreatifHub untuk mendukung lebih jauh lagi usaha yang mereka lakukan," kata Fahroni pada acara webinar dan workshop “Berjuang dengan Berkreasi” IM3 Ooredoo yang didukung oleh Smesco Indonesia, Selasa (25/8/2020).

Menurutnya, mengkolaborasikan para UMKM dan pekerja kreatif merupakan salah satu cara untuk mendorong bisnis lokal tetap berkembang guna menggerakkan roda perekonomian. "Karena pada akhirnya, Berjuang dengan Berkreasi lah yang dapat menembus segala keterbatasan ini," katanya.

Untuk itu bagi UMKM yang ingin mengikuti detail informasi seputar webinar, workshop, dan kompetisi dapat dilihat pada akun Instagram @kreatif.hub.

Pada acara yang sama Leonard Theosabrata, Direktur Utama Smesco Indonesia (Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM) mengatakan, akibat pandemi UKM perlu beradaptasi untuk melihat peluang ditengah perilaku masyarakat yang berubah. UKM juga harus beradaptasi dengan era digital dimana sekarang harus membuat UMKM juga terakselerasi.

"Karena bisnis UMKM sudah tidak lagi dapat mengandalkan pemasaran tradisional saja, sehingga penggunaan konten kreatif terencana secara online dapat membantu mereka mencapai target market yang lebih luas," kata Leonard.

Salah satu pelaku bisnis yang terdampak pandemi yaitu Bayu Fajri, Pemilik Bayusvara, sebuah perusahaan penyedia jasa rental sound system, kini beralih strategi bisnis menjadi sebagai penyedia jasa pengantaran bahan makanan sehari-hari. Menurut Bayu, ia melakukan hal itu demi tetap bisa menghidupi keluarga dan karyawannya.

Namun, kata Bayu, minimnya kemampuan terhadap pembuatan konten dan cara berkomunikasi kepada pasar membuat Segarsvara mengalami sedikit penurunan. "Pada fase ini lah kolaborasi dengan pekerja kreatif dapat membantu pejuang bisnis lokal untuk membuat kreasi konten digital, seperti berkolaborasi dengan Beawiharta yang memiliki keahlian visual story teller yang bisa membantu memaksimalkan brand building dan kegiatan pemasaran bisnis ini," kata Bayu.

Menurut Nicholas Aristia, Founder Kreatif Hub, kreator dapat membantu brand dari segi visual agar lebih diingat oleh banyak orang melalui cerita yang relatable. Di platform Kreatifhub. com membuka kesempatan kolaborasi UMKM dengan pekerja kreatif.

"Karena itu, kesempatan kolaborasi UMKM dengan pekerja kreatif serta rangkaian webinar dan workshop “Berjuang dengan Berkreasi” terbuka untuk umum di seluruh Indonesia agar tercipta lebih banyak lagi cerita positif seperti kolaborasi Bayu Fajri dengan Beawiharta," katanya. (*)

Penulis: Siti Fatimah
Editor: Darajat Arianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved