Selasa, 19 Mei 2026

Hikayat Gedung Klasik Karya Arsitek Henri MacLaine Pont, Rumah Unik di Samping Kampus ITB

Gedung bergaya klasik di Jalan Ganesha Nomor 6, Kota Bandung itu tampak terlihat unik.

Tayang:
Penulis: Ery Chandra | Editor: Ichsan
tribunjabar/ery chandra
Hikayat Gedung Klasik Karya Arsitek Henri MacLaine Pont, Rumah Unik di Samping Kampus ITB 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gedung bergaya klasik di Jalan Ganesha Nomor 6, Kota Bandung itu tampak terlihat unik.

Secara umum, bangunan perpaduan konsep tradisional dan modern lokal Hindia Belanda tersebut masih kokoh. Kesan kuno kian kuat, melihat letaknya yang berada samping Kampus ITB.

Sisa-sisa kejayaan gedung yang dibangun pada 1920 itu juga tercermin dari pilar-pilar yang masih tampak kokoh.

Atap, dinding, hingga lantai bangunan rumah karya arsitek bernama Henri MacLaine Pont tersebut cukup terawat.

Angka Terbaru Kasus Covid-19 di Indonesia, Bertambah 2.266, Totalnya Kini 147.211

Hikayat Gedung Klasik Karya Arsitek Henri MacLaine Pont, Rumah Unik di Samping Kampus ITB 2
Hikayat Gedung Klasik Karya Arsitek Henri MacLaine Pont, Rumah Unik di Samping Kampus ITB 2 (tribunjabar/ery chandra)

Pantauan Tribun Jabar, tak terdapat penanda khusus di lokasi. Namun, ketika berada depan gedung yang kini difungsikan sebagai Mess itu tertera sedikit informasi yang tertempel.

Ketika bertemu dengan seorang penjaga gedung, Rasmin Nurjadin (48) ia tak mengetahui secara lengkap sejarah dari bangunan tersebut dahulunya.

"Mungkin dijadikan Mess sekitar 1999. Sekarang difungsikan tempat menginap Kepala Puslitbang Teknologi Mineral dan Batubara," ujar pria asal Lampung, saat ditemui Tribun, di lokasi, Kota Bandung, Kamis (20/8/2020).

Meminjam data J.M. Nas, KITLV Press, Lieden, 2007 gedung tersebut memiliki nama asal Villa Ons Thuls. Gedung yang memiliki enam kamar tersebut baru ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya pada 2019.

Alex Marquez Yakin Bisa Raih Hasil Bagus di MotoGP Styria 2020, Begini Penjelasannya

Rasmin berkisah sepengetahuannya 20 tahun berada di Bandung, bangunan itu belum pernah dilakukan renovasi. Masih mempertahankan bentuk aslinya.

"Walaupun atapnya sudah ada yang lapuk. Sudah lama juga enggak di cat. Yang datang kesini warga, kalau bule-bule paling hanya di depan, cuma foto-foto dari depan," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved