Pemkab Sumedang Siapkan Panduan bagi Orangtua Mengajar Anaknya Sebelum KBM Tatap Muka

Pemerintah Kabupaten Sumedang saat ini tengah menyiapkan panduan parenting untuk orangtua siswa

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Ichsan
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Dony Ahmad Munir, Bupati Sumedang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Pemerintah Kabupaten Sumedang saat ini tengah menyiapkan panduan parenting untuk orangtua siswa yang mendampingi anaknya belajar di rumah selama kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka belum diizinkan.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, panduan parenting tersebut merupakan panduan lengkap, singkat, dan jelas untuk membantu bagaimana cara orangtua siswa saat mengajar, mengasuh, mendidik anaknya di rumah dengan benar.

"Jadi, nanti panduan itu kita sebarkan lewat nomor WA-nya atau lewat tertulis tentang panduan parenting atau mengajar mengasuh, mendidik anak sehingga orangtua saat mengajar punya panduan," ujar Dony di Gedung Negara, Selasa (18/8/2020).

Persiapan Mepet, Begini Jurus Robert Alberts agar Performa Persib Bandung Tetap Kinclong

Menurutnya, dengan adanya panduan parenting tersebut, orangtua siswa bisa mengajar anaknya dengan benar-benar bagus dan anak juga diberikan kebebasan berekspresi serta penuh kreatifitas.

Panduan ini, kata Dony, disusun oleh Dinas Pendidikan dan berdasarkan rekomendasi para pakar. Hal ini, dilakukan karena pihaknya banyak menerima keluhan dari orang tua siswa terkait kesulitan mendampingi anak belajar di rumah.

Sementara guna mempermudah siswa dan guru di derah yang kesulitan kuota, Pemkab Sumedang sudah bekerjasama dengan salah satu provider untuk penyediaan kuota murah.

"Jadi intinya belajar harus terus berjalan, jangan sampai ada kendala kuota yang bisa penghambat proses belajar," kata Dony.

BACAAN DOA AKHIR TAHUN DAN AWAL TAHUN 1 Muharram 1442 H, Memohon Ampunan Allah, Lengkap Arab Latin

Selain itu, untuk meningkatkan kapasitas para guru yang saat ini menjalankan pembelajaran dengan tujuh metode, Pemkab Sumedang juga bekerjasama dengan pihak Universitas Perguruan Indonesia.

Tujuh metode pembelajaran itu seperti pembelajaran secara virtual, tematik, LKS Modul, home visit, grup medsos, melalui TV dan radio, dan penugasan yang berkala dan terukur.

"Kami juga bekerjasama dengan UPI, paguyuban Sumedang. Jadi Guru Besar dan pakar di UPI di Sumedang kerjasama dengan Disdik Sumedang untuk meningkatkan kapasitas guru kami," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved