Kegiatan Belajar Mengajar di Kota Sukabumi Diundur, Tunggu Dulu Hasil Swab Guru

Pemkot Sukabumi masih menunggu hasil pemeriksaan sempel swab PCR sejumlah tenaga pengajar di tingkat SMA/SMK untuk segera menggelar KBM.

Penulis: Fauzi Noviandi | Editor: Giri
istimewa
Ilustrasi - Protokol kesehatan yang diterapkan di SMA 4 Kota Sukabumi saat menggelar kegiatan belajar mengajar di masa pandemi Covid-19. 

Laporan Kontributor Kota Sukabumi, Fauzi Noviandi

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi masih menunggu hasil pemeriksaan sempel swab PCR sejumlah tenaga pengajar di tingkat SMA/SMK untuk segera menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka.

Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara Pengananan Covid-19 Kota Sukabumi, Wahyu Handriana, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (18/8/2020).

"Hari ini kan rencananya belajar tatap muka sudah digelar, dan itu pun merupakan target dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar," kata Wahyu Handriana kepada Tribun.

Ia mengungkapkan, belajar tatap muka tersebut bisa digelar setelah hasil sempel swab sejumlah tenaga pengajar dari beberapa sekolah telah keluar dan dinyatakan negatif Covid-19.

"Pengambilan sempel swab terhadap sejumlah guru tersebut rencana akan dilakukan hari ini, tapi karena masih dalam pendataan, makanya diundur," ucapnya.

Ia menyebutkan, data sementara jumlah guru  yang menyatakan siap menjalani swab test baru ada 42 orang dari empat sekolah di tingkat SMA/SMK.

Cerita Gelandang Persib Erwin Ramdani Bantu Pengobatan Arkan, Bocah 4 Tahun Pengidap Cerebral Palsy

"Persiapan belajar tatap muka sekitar 10 persen jumlah guru dari setiap sekolah, harus dilakukan swab test. Sempel swab tersebut nantinya akan dikirim ke Labkesda Jabar," katanya

Dia menambahkan hingga saat ini dari 58 sekolah SMA/SMK ada 31 sekolah yang lolos verifikasi dan memenuhi syarat untuk menggelar belajar tatap muka.

Tukang Parkir di Kota Tasikmalaya Menjerit, Pemkot Menaikkan Setoran hingga Dua Kali Lipat

"Meskipun telah dinyatakan lolos, namun 31 sekolah itu untuk menggelar belajar tatap muka merupakan kebijakan dari Wali Kota Sukabumi," katanya. (*) 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved