Bupati Pangandaran Ancam Tutup Hotel Kalau Ada Karyawan Tak Bermasker
Pemkab Pangandaran akan melakukan tindakan tegas bagi pengunjung kawasan wisata di Pangandaran yang tidak mengindahkan protokol kesehatan.
Penulis: Andri M Dani | Editor: Giri
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani
TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS - Pemkab Pangandaran akan melakukan tindakan tegas bagi pengunjung kawasan wisata di Pangandaran yang tidak mengindahkan protokol kesehatan.
Wisatawan yang tidak pakai masker disuruh pulang.
Karyawan yang tidak pakai masker, hotel maupun restorannya ditutup.
Pedagang yang tidak pakai masker dilarang berjualan.
Hal tersebut ditegaskan Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, yang memimpin apel siaga dan sidak protokol kesehatan di Pantai Barat Pangandaran, Senin (17/8/2020) sore.
Pada kesempatan tersebut Bupati Jeje didampingi Kapolres Ciamis, AKBP Dony Eka Putra, dan Dandim 0613 Ciamis, Letkol Czi Dadan Ramdani.
Puluhan petugas gabungan baik dari TNI/Polri, AL, Satpol PP, Disparbud, lifeguard, Jaga Lembur dikerahkan untuk melakukan sosialisasi protokol kesehatan dan membagi-bagikan masker gratis.
Apel siaga dan sidak protokol kesehatan ini, kata Jeje, akan dilakukan setiap minggu. Hal itu dilakukan guna memutus mata rantai terjadinya penularan Covid-19.
• Gatrik Mulai Saba Lembur 17 Agustus untuk Gairahkan Dunia Pariwisata di Ciamis
Langkah tegas akan dilakukan Pemkab Pangandaran kepada warga maupun wisatawan yang tidak menaati protokol kesehatan. Terutama dalam pemakaian masker.
“Apabila ada pedagang yang tidak pakai masker akan ditindak. Dilarang berjualan. Bila di hotel ada yang tidak pakai masker. Hotelnya akan ditutup,” tegas Jeje.
• Bupati Cirebon Beri Pesan Ini pada Warga Binaan Lapasustik Kelas IIA Cirebon yang Tidak Dapat Remisi
Pada kesempatan tersebut Jeje meminta petugas TNI, Polri, dan Satpol PP untuk terus memberikan arahan, edukasi, sosialisasi terutama kepada wisatawan untuk selalu pakai masker. (*)
