Wagub Jabar Minta Kiai Ubah Kepentingan Pesantren, Tak Cuma Infrastruktur tapi Harus Mandiri Ekonomi
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan Pemerintah Provinsi Jabar siap mendorong
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan Pemerintah Provinsi Jabar siap mendorong sumber ekonomi pesantren dengan mengangkat potensi kewilayahan dari masing-masing pesantren.
"Saat ini biasanya pondok pesantren sumber ekonomi dari bayaran siswa, bayaran santri, zakat, infak, sedekah, dan wakaf. Tetapi ini semuanya tidak bisa diandalkan untuk operasional pesantren," ucap Kang Uu melalui ponsel, Minggu (16/8).
Uu mengatakan pihakny meminta kepada para kiai untuk mengubah wawasan dan jangan hanya berpikir untuk membangun madrasah, asrama dan, masjid, tetapi selain itu juga harus memikirkan ekonomi pondok pesantren.
"Saya minta kepada para kiai untuk mengubah wawasan, jangan hanya pola pikir untuk membangun madrasah, asrama dan masjid, tetapi selain itu juga harus memikirkan ekonomi pondok pesantren," katanya.
• Profil Lengkap dan Fakta Menarik Dedi Kusnandar Gelandang Persib Bandung
Apa yang menjadi potensi di daerah tersebut, katanya, akan didorong bersama Pemprov Jabar. Yang penting, katanya, siapapun harus mengubah paradigma, jangan hanya mengenai bangunan yang dipikirkan, tapi ekonomi juga dipikirkan.
Selain itu, pihaknya juga berupaya untuk melakukan pelatihan kepada para santri dan masyarakat sekitar pesantren guna mendorong lahirnya pesantren mandiri dan juara.
"Nanti tidak menutup kemungkinan ada pelatihan bagi para santri, yang diikutkan juga masyarakat sekitar untuk pelatihan pertanian, perikanan dan lainnya disesuaikan dengan potensi daerah masing-masing," ujar Kang Uu.
"Intinya, pondok pesantren yang ada disini bukan hanya memberikan ilmu agama, tetapi ekonomi pun ada sehingga pesantren menjadi multiguna," katanya.
• WeTV dan iflix Segera Tayangkan Film Terbaik Indonesia
Sebelumnya, Uu menyerahkan bantuan sosial sembako dan alat pertanian Program Santri Tani (Santani) Jabar Juara di Pondok Pesantren Al Ihsan, Desa Nanggela, Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon, Sabtu (15/8).
Program Santani Jabar Juara sendiri mendorong upaya kemandirian ekonomi pesantren dengan memanfaatkan sektor pertanian. Selain itu, Kang Uu berharap agar para kiai bisa mencari sumber ekonomi lain demi keberlangsungan pesantren.
Pasalnya, sumber ekonomi pesantren yang umumnya berasal dari iuran santri, zakat dan sedekah masyarakat tidak menjamin pemenuhan operasional pesantren secara penuh sehingga diperlukan paradigma baru agar pesantren memiliki sumber ekonominya sendiri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/wakil-gubernur-jawa-barat-uu-ruzhanul-ulum-saat-menghadiri-video-conference-2906.jpg)