Minggu, 19 April 2026

Update Kasus Penemuan Mayat Bayi di Sungai Cibeureum, Penyelidikan Terkendala Cuaca

Hingga tiga hari ini, pihaknya mengakui masih memburu pelaku yang sudah tega membuang bayi tersebut.

Penulis: Syarif Pulloh Anwari | Editor: Ravianto
Tribun Jambi
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Warga di Kampung Sukasari, Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat bayi yang mengembang di sungai Cibeureum, Kota Cimahi pada Kamis (13/8/2020) yang lalu.

Kanit Reskrim Polsek Cimahi Selatan Iptu Taslim membenarkan penemuan mayat bayi itu mengembang tepatnya di bawah jembatan perbatasan antara Kota Cimahi dan Kota Bandung.

"Awalnya itu ada warga yang lihat seperti boneka mengambang di sungai, karena penasaran terus didekati. Dia kaget ternyata mayat bayi, akhirnya panggil warga lain dan polisi juga," ungkap Taslim saat dihubungi Tribun Jabar, Sabtu (15/8/2020).

Taslim mengungkapkan hasil dari penyelidikan pada saat di lokasi dan menelusuri di daerah sekitar, bayi tersebut diperkirakan usianya masih satu hari.

Menurutnya untuk mayat bayi tersebut hingga kini masih berada Rumah Sakit Sartika Asih untuk dilakukan autopsi dan masih dalam penyelidikan.

Hingga tiga hari ini, pihaknya mengakui masih memburu pelaku yang sudah tega membuang bayi tersebut.

Terkendala Cuaca

Taslim mengakui pihaknya hingga kini masih melalukan penyelidikan namun, kata dia, pihaknya terkendala dengan kondisi di lapangan karena ada faktor cuaca yang membuat penyelidikan sedikit sulit untuk menemukan pelaku.

"Masih dalam penyelidikan, ada kendala di sekitaran TKP di sungai itu, lantaran pada hari Rabu sebelum ditemukan, sungai itu kondisinya sedang deras, jadi ini kemungkinan mayat bayi terbawa arus, " ungkap Taslim.

Kata Taslim, pihaknya juga terus melakukan penyelidikan di sekitar lokasi kejadian, dan menurutnya letak sungai yang membentang sepanjang kelurahan kota Cimahi dan perbatasan Kota Bandung.

"Ya ini kan sungainya lumayan panjang, tiga keluruhan juga, jadi harus melakukan penyelidikan sampai ke tiga keluruhan itu, bisa jadi sampai di Kota Bandung," Jelasnya.

Namun kata Taslim, pihaknya hingga kini, terus memburu pelaku yang tega membuang mayat bayi tersebut.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved