Breaking News:

Ibu Rumah Tangga dan Korban PHK Bisa Pinjam ke Bank buat Modal Usaha Tanpa Bunga

kredit modal kerja ini disasar kepada 3 juta pekerja yang terkena PHK atau ibu rumah tangga yang melakukan usaha, namum belum pernah mendapatkan KUR

tribunjabar/m rizal jalaludin
ILUSTRASI ibu-ibu 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Pemerintah kembali memberikan stimulus kepada masyarakat yang terdampak ekonominya akibat pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19). Kali ini, pemerintah bakal mengguyur kredit modal kerja kepada korban pemutusan hubungan kerja (PHK) atau ibu rumah tangga yang melakukan usaha.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi dan Keuangan Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidan Perekonomian Iskandar Simorangkir mengatakan kredit modal kerja tersebut bisa diajukan hingga batas maksimal Rp 10 juta dengan bunga 0 persen, alias bebas bunga hingga 31 Desember 2020.

Iskandar menjelaskan, kredit modal kerja ini disasar kepada 3 juta pekerja yang terkena PHK atau ibu rumah tangga yang melakukan usaha, namum belum pernah mendapatkan kredit usaha rakyat (KUR).

Lebih lanjut, anggaran yang dialokasikan untuk stimulus usaha super mikro ini sebesar Rp 12 triliun khusus di tahun ini. Iskandar menyebut, pagu tersebut atas dasar hitungan pemerintah terhadap pinjaman usaha super mikro pada biasanya yakni di kisaran Rp 2,5 juta sampai Rp 5 juta sehingga, titik dengan rata-rata sebesar Rp 4 juta per debitur untuk target 3 juta masyarakat penerimannya.

“Jadi memang untuk mereka yang mau memulai usaha, mereka sebelumnya unbankable sehingga, pinjaman dapat disalurkan melalui bank atau lembaga penyalur,” kata Iskandar dalam Konferensi Pers Dukungan UMKM, Kamis (13/8).

Adapun pekerja terkena PHK dan ibu rumah tangga dapat memperoleh kredit lunak KUR super mikro tersebut dengan ketentuan sebagai berikut;

1. Masuk kategori usaha mikro.
2. Lama usaha calon penerima KUR Super Mikro tidak dibatasi minimal enam bulan. Lama usaha dapat kurang dari enam bulan dengan persyaratan;
· Mengikuti program pendampingan (formal atau informal)
· Tergabung dalam suatu kelompok usaha
· Memiliki anggota keluarga yang telah memiliki usaha.

3. Bagi pegawai PHK tidak diwajibkan memiliki usaha minimal 3 bulan dengan pelatihan tiga bulan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 8 Tahun 2019 tentang Pedoman KUR, tapi dapat kurang dari 3 bulan atau usaha baru dengan persyaratan sebagaimana butir 2.

4. Belum pernah menerima KUR. 

“Langkah ini diharapkan dapat mendorong percepatan pemulihan ekonomi pada triwulan III tahun 2020, utamanya melalui percepatan pemulihan usaha Penerima KUR,” kata Iskandar. (yusuf iman santoso)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul ”Ibu rumah tangga dan korban PHK bisa pinjam Rp 10 juta ke bank tanpa bunga”

Editor: Darajat Arianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved