Breaking News:

Eks Pimpinan KPK Kritik Sikap Arogan Anak Amien Rais, Tak Cerminkan Sikap Wakil Rakyat

Indriyanto merasa miris lantaran Mumtaz merupakan anak dari seorang tokoh nasional yang harusnya jadi panutan masyarakat.

Instagram/@mumtaz.rais
Mumtaz Rais 

TRIBUNJABAR.ID - Baru-baru ini putra Amin Rais menjadi perbincangan setelah dirinya menimbulkan keributan di pesawat Garuda.

Putra Amien Rais, Ahmad Mumtaz Rais, tak terima ditegur saat mengoperasikan ponsel di dalam pesawat dan justru memarahi awak kabin. 

Eks Plt Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Indriyanto Seno Adji mengkritisi sikap Ahmad Mumtaz Rais.

Dilansir dari Tribunnews.com, Indriyanto merasa miris lantaran Mumtaz merupakan anak dari seorang tokoh nasional yang harusnya jadi panutan masyarakat.

Kini Akses Asuransi Digital Lebih Mudah, Dampak dari Meningkatnya Gaya Hidup Sehat

Ditambah Mumtaz Rais disebut Indriyanto tidak mencerminkan sikap wakil rakyat.

"Saya prihatin sekali dengan sikap arogan dan high profile beliau dan ini tidak mencerminkan sikap wakil rakyat yang seharusnya humanis dan santun, apalagi dihadapan publik," kata Indriyanto lewat keterangan tertulis kepada Tribunnews.com, Jumat (14/8/2020).

Mumtaz Rais sebelumnya pernah menjadi anggota DPR RI periode 2009-2014 dari PAN mewakili dapil Jawa Tengah VIII yang meliputi Kabupaten Cilacap dan Banyumas.

Pada Pileg 2019, Mumtaz yang merupakan menantu Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan kembali maju sebagai calon anggota DPR RI dapil Jawa Tengah VI yang mencakup Kabupaten Temanggung, Purworejo, Wonosobo, Magelang, dan Kota Magelang.

Namun, Mumtaz gagal melenggang ke Senayan. Saat ini beredar kabar Mumtaz bakal maju dalam Pilkada Sleman.

Irjen Napoleon Terima 20 Ribu Dolar dari Djoko Tjandra

"Pola prilaku seperti ini yang sering menciptakan stigma kelembagaan perwakilan rakyat," kata Indriyanto.

Diketahui, Mumtaz Rais terlibat keributan dengan kru pesawat dan Wakil Ketua KPK Pamolango Nawawi di pesawat Garuda Indonesia GS 643 rute Gorontalo-Makassar-Jakarta pada Kamis (13/8/2020) kemarin.

Keributan ini dipicu sikap Mumtaz Raiz yang duduk di kelas bisnis menggunakan handphone ketika pesawat tengah boarding dari Gorontalo dan pada saat pesawat sedang refueling sewaktu transit di Makassar.

Awak kabin kemudian mengingatkan Mumtaz sebanyak tiga kali. Namun, Mumtaz tidak mengindahkan peringatan dan justru menegur awak kabin.

Kemudian, Nawawi yang juga berada di kelas bisnis turut menegur Mumtaz sehingga terjadi adu mulut atau pertengkaran.

Sekolah Tatap Muka di Pangandaran Mulai 1 September

 

Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved