Breaking News:

Muhammad Nazaruddin Bebas Murni, Mengaku Ingin Mengejar Pahala Akhirat

Nazaruddin divonis penjara selama 13 tahun. Masa pidananya ini baru selesai pada tahun 2025. Namun sebelum bebas, Nazaruddin mendapat banyak remisi

Editor: Deni Ahmad Fajar
Tribun Jabar/Mega Nugraha
M Nazarudin dan PK Bapas Bandung Budiana di Kantor Bapas Bandung, Jalan Ibrahim Adjie, Kamis (13/8/2020). 

Mantan bendahara umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin menghirup udara bebas pada Kamis (13/8). Dia bebas setelah menjalani bimbingan cuti menjelang bebas (CMB) sejak 14 Juni 2020 sampai dengan 13 Agusutus 2020.

Hal itu berdasarkan surat keputusan Menteri Hukum dan HAM RI nomor: PAS-738.PK.01.04.06 tahun 2020 tanggal 10 Juni 2020 tentang cuti menjelang bebas atas nama Muhammad Nazaruddin.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyakatan (Ditjen PAS) Rika Aprianti membenarkan bahwa Nazaruddin bebas."Sekarang statusnya bebas murni," kata Rika kepada Tribunnews.com, Kamis (13/8).

Nazaruddin mengatakan dia bersyukur bebas murni dari penjara. Nazaruddin mengaku akan fokus pada mengejar akhirat. Perjalanan hidup selama menjalani hukuman, kata Nazaruddin, akan diambil hikmahnya.

"Kalau soal di dunia, biar Allah yang ngatur. Yang penting saya fokus saja mengejar akhirat,” kata Nazaruddin yang bercita-cita membangun masjid dan pesantren .

Nazaruddin terjerat dua kasus tindak pidana korupsi. Kasus pertama yakni kasus suap proyek Wisma Atlet dengan vonis 4 tahun 10 bulan penjara dan denda Rp 200 juta pada 20 April 2012. Vonis itu diperberat Mahkamah Agung menjadi 7 tahun dan denda Rp 300 juta. Lalu kedua kasus yang berkaitan gratifikasi dan pencucian uang.

Nazaruddin juga divonis 6 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar karena terbukti secara sah dan meyakinkan menerima gratifikasi dan melakukan pencucian uang dari PT DGI dan PT Nindya Karya untuk sejumlah proyek yang jumlahnya mencapai Rp 40,37 miliar.

Total Nazaruddin divonis penjara selama 13 tahun. Masa pidananya ini baru selesai pada tahun 2025. Namun sebelum bebas, Nazaruddin mendapatkan banyak remisi setelah menjadi whsitle blower. Remisi yang didapatkan Nazaruddin sebanyak 45 bulan.

Pembimbing Kemasyarakatan Madya Balai Pemasyarakatan (Bapas) Bandung Budiana mengatakan selama menjalani cuti menjelang bebas sejak 14 Juni 2020, Nazaruddin diwajibkan lapor sebanyak sembilan kali.

"Di mana pun yang bersangkutan berada selama menjalani bimbingan, saya selaku pembimbing kemasyarakatannya mengetahui secara pasti," kata Budiana, di kantor Bapas Bandung, Kota Bandung, Kamis (13/8).

Budiana mengatakan mantan terpidana kasus korupsi proyek Wisma Atlet Palembang itu dibebaskan sesuai jadwal karena menaati aturan yang ditetapkan***

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved