Breaking News:

Pembunuhan Sadis di Kertapati, Keponakan Hujani Paman dengan Tusukan, Sang Bibi Gagal Mencegah

Sontak mendengar suara gaduh, membuat Hartati (50), saksi yang merupakan istri korban pun langsung mendekati korban.

Editor: Ravianto
Istimewa via TribunWow.com
Ilustrasi pembunuhan. 

TRIBUNJABAR.ID, PALEMBANG - Pembunuhan sadis terjadi di Kertapati Kota Palembang yang mengakibatkan Junaidi yang berusia 66 tahun tewas dengan banyak luka tusuk.

Setidaknya ada 6 liang tusukan yang terlihat di tubuh Junaidi.

Junaidi dibunuh oleh Heriyadi yang tak lain adalah keponakannya sendiri.

Pembunuhan itu disaksikan langsung oleh istri Junaidi yakni Hartati.

Hartati sudah meminta agar aksi keji itu dihentikan namun Heryadi terus melanjutkan penganiayaannya.

Kasus pembunuhan terhadap paman oleh keponakannya sendiri di Kertapati Kota Palembang, berhasil diungkap oleh Unit 4 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel.

Pelaku adalah Heriyadi alias Dedi (36), secara membabi buta mengahabisi nyawa pamannya yakni Junaidi alias Daeng (66).

Heriyadi secara membabi buta menusuki tubuh pamannya hingga tewas di lokasi kejadian.

Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi di rumah korban di Simpang Sungki, tepatnya belakang kantor Lurah Kertapati, Jalan Kemas Rindo, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati Palembang, Selasa (7/7/2020) silam lalu sekira pukul 18.10 WIB.

Unit 4 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel menggelar rekonstruksi pembunuhan sadis tersebut, Senin (10/8/2020).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved