Breaking News:

Sekolah di Kabupaten Bandung yang Ada di Zona Kuning atau Zona Hijau Boleh Ajukan KBM Tatap Muka

Juhana mengatakan, untuk mengajukan KBM tatap muka bagi sekolah yang berada di zona hijau dan zona kuning tidak wajib.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Firman Suryaman
(ilustrasi) Murid kelas III SD Cigorowong 3 melaksanakan KBM disela-sela tiang-tiang bambu penyangga agar atap tidak ambruk, Selasa (4/2/2020). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sekolah yang berada di zona kuning atau hijau boleh mengajukan menggelar Kegiatan Belajar Mengajar/KBM tatap muka di sekolah.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Juhana, sekolah yang berada di zona hijau maupun di zona kuning diperbolehkan mengajukan KBM tatap muka.

"Namun tetap keputusannya ada di gugus tugas (percepatan penanganan Covid 19)," ujar Juhana, saat dihubungi tribun jabar, Minggu (9/8/2020).

Juhana mengatakan, untuk mengajukan KBM tatap muka bagi sekolah yang berada di zona hijau dan zona kuning tidak wajib.

"Hanya bagi (sekolah) yang mau saja dan bagi yang siap, jadi tidak dipaksakan karena walau tidak tatap muka di sekolah, KBM tetap berjalan dengan daring dan luring," kata dia.

Juhana mengatakan, sekolah yang berada di zona kuning boleh mengajukan tatap muka, setelah adanya hasil revisi SK bersama empat mentri.

"Boleh ngajuin (KBM tatap muka) tapi protokol keshatannya diperketan dan tergantung gugus tugas nanti dibolehkan atau tidaknya. Tergantung gugus tugas, aparat, dan masyarakat setempat supaya tidak saling menyalahkan," kata dia.

Untuk bisa menggelar uji coba tatap muka, Juhana mengatakan, tentu ada prosedurnya walaupun uji coba.

"Harus ada izin gugus tugas setempat, kecamatan, ada kesepakatan orang tua, ada daftar ceklis dari Kemendikbud atau daftar priksa," kata dia.

Juhana mengatakan, didalam daftar periksa tersebut, melihat ada tempat cuci tangan pakai sabun atau tidak, masker, jaga jarak dan lainnya yang penerapan protokol kesehatan.

"Selain itu ada rekomendasi atau persetujuan Puskesmas, lalu diusulkan oleh kepala sekolah ke Kepala Dinas Pendidikan," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved