Kamis, 14 Mei 2026

Suntik Vaksin Covid-19 Buatan China, Target 1.620 Orang, Kini Baru 800 Relawan yang Daftar

Jumlah sukarelawan yang telah mendaftar untuk disuntik vaksin Covid-19 buatan China sudah mencapai

Tayang:
Penulis: Ery Chandra | Editor: Ichsan
Tribun Jabar/Muhamad Syarif Abdussalam
Simulasi uji klinis vaksin Covid-19 di Rumah Sakit Pendidikan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Kota Bandung, Kamis (6/8/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Jumlah sukarelawan yang telah mendaftar untuk disuntik vaksin Covid-19 buatan China sudah mencapai 700-800 orang.

Ketua Tim Riset Fakultas Kedokteran Unpad, Kusnandi Rusmil mengatakan sukarelawan yang sudah mendaftar hingga hari ini masih masih di bawah 1.000 orang.

"Hingga kini baru 800 sekian, kelihatannya sekarang 700-an. Tapi itu belum dipisah, nanti baru dihitung. Masih ada sebagian dari luar kota, Cianjur, Cimahi, dan Sumedang," ujar Kusnandi, saat dikonfirmasi Tribun via ponselnya, di Kota Bandung, Jumat (7/8/2020).

Meski belum dapat memastikan para sukarelawan itu terdiri dari kalangan mana saja. Dia hanya menyampaikan bagi yang berminat mendaftar suntik vaksin masih ada waktu sekitar empat bulan.

Pandemi Covid-19, 93 Unit Gerbong Kereta Milik PT KAI Daop 3 Cirebon Sudah 4 Bulan Hanya Diparkir

"Kan daftarnya bukan ke saya, ada tempatnya. Saya enggak ngerti itu. Ke bagian pendaftaran saja coba-coba. Soalnya (data) masuknya melalui WhatsApp, ada sistem sendiri," katanya.

Menurutnya, hingga menjelang pelaksanaan nanti pihaknya optimistis bisa mencapai target 1.620 relawan untuk uji klinis vaksin di Bandung.

"Saya pikir enggak jadi masalah. Sehari satu tempat bisa 20 (orang). Jadi masih ada waktu untuk mencari orang, saya optimis lah," ujarnya.

Selain itu, berkaitan dengan wacana Pemkot Bandung, melalui Wakil Wali Kota Yana Mulyana agar para pegawai negeri sipil (PNS) ikut mendaftar untuk disuntik vaksin Covid-19, pihaknya membuka peluang.

Kumpulan Ucapan Bahasa Inggris tentang Hari Kemerdekaan Indonesia, Bagikan pada 17 Agustus

"Enggak tahu PNS sudah ada yang daftar atau belum. Mau dia PNS atau tentara semuanya satu daftar ke tempat itu, boleh saja daftar," katanya.

Menurut Kusnandi, setelah proses penyuntikan terhadap para sukarelawan tak ada apresiasi apapun. Hanya memantau kondisi kesehatan setelah disuntik vaksin.

"Kalau teknisnya, ada peneliti, pelaksana lapangan dan sebagainya. Tanya saja ke koordinator lapangannya," ujarnya.

Sesuai rencana lokasi pendaftaran relawan suntik vaksin Covid-19 berada di enam lokasi di Kota Bandung.

Yaitu, Kampus Universitas Padjadjaran Jalan Eyckman, Kampus Universitas Padjadjaran Dipatiukur, Puskesmas Garuda, Puskesmas Dago, Puskesmas Sukapakir, dan Puskesmas Ciumbuleuit.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved