Satu ASN Tewas Terjepit Karang Pantai Cilegok
Saat mancing sekitar pukul 04.00, Sabtu (8/8). korban berpisah dari lokasi temannya memancing.
Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Adityas Annas Azhari
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Rizal Jalaludin
TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan dinas Pemerintahan Kabupaten Sukabumi, tewas terjepit di karang Pantai Cilegok, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.
Ketua Forum Komunikasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi, Okih Fajri Assidiq, menjelaskan, korban berinisial YS (50), tewas akibat terpeleset saat memancing kemudian terjepit karang setelah sebelumnya diduga terseret ombak.
"Korban pukul 10.00 berhasil dievakuasi. Dia meninggal dunia selanjutnya dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans," ujarnya kepada Tribun, kemarin.
Okih menjelaskan, sebelum tewas, korban berangkat bersama tiga rekannya untuk memancing di Pantai Cilegok. Saat mancing sekitar pukul 04.00, Sabtu (8/8). korban berpisah dari lokasi temannya memancing. Namun, saat temannya melihat ke arah YS, dia tidak terlihat.
"Info ke keluarga dari teman mancingnya, korban terseret ombak. Sekitar pukul 04,00 subuh dia memancing di lokasi berbeda, sekitar 10 meter dari temannya. Saat YS tidak terlihat, temannya mencari ke warung, ke mana-mana tak ada. Pas ditemukan sandal dan ponselnya, baru temannya merasa YS terseret ombak," kata Okih. (m rizal jalaludin)
TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan dinas Pemerintahan Kabupaten Sukabumi, tewas terjepit di karang Pantai Cilegok, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.
Ketua Forum Komunikasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi, Okih Fajri Assidiq, menjelaskan, korban berinisial YS (50), tewas akibat terpeleset saat memancing kemudian terjepit karang setelah sebelumnya diduga terseret ombak.
"Korban pukul 10.00 berhasil dievakuasi. Dia meninggal dunia selanjutnya dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans," ujarnya kepada Tribun, kemarin.
Okih menjelaskan, sebelum tewas, korban berangkat bersama tiga rekannya untuk memancing di
Pantai Cilegok. Saat mancing sekitar pukul 04.00, Sabtu (8/8). korban berpisah dari lokasi temannya memancing. Namun, saat temannya melihat ke arah YS, dia tidak terlihat.
"Info ke keluarga dari teman mancingnya, korban terseret ombak. Sekitar pukul 04,00 subuh dia memancing di lokasi berbeda, sekitar 10 meter dari temannya. Saat YS tidak terlihat, temannya mencari ke warung, ke mana-mana tak ada. Pas ditemukan sandal dan ponselnya, baru temannya merasa YS terseret ombak," kata Okih. (m rizal jalaludin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/asn-terkept-batu-karang-saat-dievakuasi-menggunakan-ambulans-sabtu-8-agustus-2020.jpg)