Virus Corona di Jabar

Kasus Positif Covid-19 Melonjak, Ini Upaya yang Sudah dan Akan Dilakukan Pemkab Sumedang

Dalam dua hari terakhir kasus positif corona di Sumedang melonjak. Ini yang akan dilakukan pemkab.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Dony Ahmad Munir, Bupati Sumedang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Pemerintah Kabupaten Sumedang sudah melakukan berbagai upaya setelah kasus positif Covid-19 kembali melonjak dari asalnya nol kasus kini menjadi 16 kasus yang tersebar di 6 kecamatan.

Sebanyak 16 orang yang positif Covid-19 dari 6 kecamatan itu yakni, Kecamatan Conggeang 3, Jatinangor 1, Paseh 1, Situraja 6, Sumedang Selatan 1, dan Sumedang Utara 4 orang.

Dari jumlah total tersebut ada 125 kontak erat yang bakal dilakukan swab test.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, sebanyak 16 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 saat ini sudah ditangani dan kontak eratnya sudah dilakukan tracing serta swab test.

"Untuk yang positif sudah diisolasi, ada yang isolasi mandiri dan ada juga yang di rumah sakit (RSUD Sumedang)," ujarnya saat ditemui di Induk Pusat Pemerintahan (IPP) Kabupaten Sumedang, Jumat (7/8/2020) sore.

Ia mengatakan, khusus untuk pasien yang diisolasi di RSUD Sumedang diutamakan untuk pasien yang memiliki gejala, dan pasien yang memiliki risiko tinggi seperti lansia serta anak-anak.

"Jadi itu diisolasi dan kontak erat yang positif dicari terus, sudah ada 125 orang. Nanti akan diswab test lagi, kami ingin percepatan yang ada hasilnya," kata Dony.

Sementara, langkah yang akan dilakukan ke depan pihaknya akan berupaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 itu supaya jumlahnya yang positif tidak semakin melonjak lagi.

Terkait hal ini, masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, lebih berhati-hati dan harus menjalankan protokol kesehatan lebih efektif.

"Hindari kerumunan, kemudian menjaga pola hidup yang bersih dan sehat," ucapnya.

Selanjutnya, kata Dony, pihaknya akan menggenjot lagi sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan karena hingga saat ini pandemi Covid-19 belum selesai.

"Kami akan sampikan lagi melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Covid-19 belum selesai, harus tetap pakai masker, cuci tangan, jaga jarak, hindari kerumunan," kata Dony.

Dony juga meminta kepada masyarakat, jika tidak ada hal penting jangan memaksakan keluar rumah, dan jangan berkerumun seperti nongkrong karena saat ini levelnya sudah waspada.

BREAKING NEWS Begal Payudara Digerebek Warga, Diarak ke Balai Desa, Korbannya Mama Muda Hingga Nenek

Bulog Subang-Purwakarta Siap Tambah Variasi Bahan Pangan untuk BPNT

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved