Breaking News:

Virus Corona di Jabar

Apakah Akan PSBB Lagi Setelah Kasus Positif Covid-19 di Sumedang Melonjak? Begini Kata Bupati

Apakah Sumedang akan kembali memberlakukan PSBB karena kasus positif Covid-19 melonjak? Ini kata bupati.

Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Petugas medis saat akan melakukan swab test di RSUD Sumedang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir belum bisa memastikan untuk menerapkan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) setelah kasus positif Covid-19 kembali melonjak dalam waktu dua hari.

Menurut Dony, terkait kembali menerapkan PSBB itu pihaknya masih harus melakukan kajian epidemologi karena ada beberapa indikator seperti jumlah kasus positif, sebaran, kasus meninggal, geografis, dan laju pertumbuhan reproduksi Covid-19.

"Jadi, nanti akan kami kaji secara komprehensif. Ada sembilan indikator yang menentukan nilai secara keseluruhan," ujarnya saat ditemui di Induk Pusat Pemerintahan (IPP) Kabupaten Sumedang, Jumat (7/8/2020) sore.

Dony mengatakan, untuk saat ini Sumedang masih masuk risiko rendah atau zona kuning, namun setelah adanya lonjakan kasus ini, pihaknya belum bisa memastikan masuk zona yang mana.

"Nanti akan saya cek nilainya di pusat, sekarang Sumedang masuk zona mana. Tapi, info terakhir kita masih di zona kuning," kata Dony.

Untuk sementara ini, pihaknya meminta masyarakat dan semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk mencegah penyebaran Covid-19 dengan cara menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Kami juga konsolidasi birokrasi, SKPD harus paling depan menjaga kantornya, dinasnya, dan karyawannya supaya tidak terjangkit virus," ucapnya.

Mereka, kata Dony, harus bisa memastikan semua protokol kesehatan diterpakan secara efektif dan tugas SKPD yang tugasnya mengawasi penyebaran Covid-19 ini harus berjalan dengan baik.

"Contoh Disindagkop, pastikan prokes (protokol kesehatan) di kantornya efektif, pastikan bidang pengawasanya seperti pasar, supermarket prokesnya juga berjalan efektif," ujar Dony.

Menteri BUMN Erick Thohir Sebut Capres 2024 Pasti Orang Jawa, Ditanya Jadi Cawapres Erick Tertawa

Situasi Terkini di Rumah Duka Wakil Ketua Umum PPP Reni Marlinawati di Kabupaten Sukabumi

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved