Jumat, 10 April 2026

Mampir Saat Penertiban, Dedi Mulyadi Berharap Ada Kampung Keramik dan Sate Maranggi di Plered

Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Purwakarta bersama Satpol PP dan stakeholder

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Ichsan
tribunjabar/nandri prilatama
Mampir Saat Penertiban, Dedi Mulyadi Berharap Ada Kampung Keramik dan Sate Maranggi di Plered 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Purwakarta bersama Satpol PP dan stakeholder lainnya melakukan penertiban di tempat wisata kuliner sate maranggi di Plered, Purwakarta Rabu (5/8/2020).

Dari pantauan, sejumlah petugas mulai petugas kebersihan hingga Satpol PP Purwakarta mulai membersihkan kesemrawutan yang ada di lokasi, utamanya tata letak para pedagang hingga bangunan liar yang ada di sana.

Tampak pula hadir anggota DPR RI, Dedi Mulyadi yang menyempatkan mampir ke lokasi sebelum berkegiatan di Desa Gandasoli, Plered.

Dedi Mulyadi yang merupakan mantan bupati Purwakarta itu memberikan masukan kepada Kepala Diskoperindag.

UPDATE Covid-19 di Indonesia Rabu 5 Agustus 2020, Bertambah Hampir Dua Ribu Kasus Baru

Dedi meminta dinas terkait mampu mengintegrasikan sentra sate maranggi dengan sentra keramik yang menjadi ikon Kecamatan Plered.

"Di sini (Purwakarta) belum ada satu lokasi yang saling berintegrasi antara industri makanan dengan kerajinan. Jadi, di sini bisa menjadi contoh untuk wilayah lain, seperti yang pernah saya lakukan di Subang tempat kelahiran saya," kata Dedi, di lokasi, Rabu (5/8/2020).

Menurut Dedi, ia mendorong dua hal itu di lokasi wisata kuliner ini, yakni kampung sate dan kampung keramik. "Saya berharap ke depannya bisa ada manajemen pengelolaan yang baik di wisata kuliner ini," katanya.

Presiden Lebanon Tetapkan Dua Pekan Keadaan Darurat Setelah Ledakan di Pelabuhan Beirut

Kepala Diskoperindag Purwakarta, Karliati Djuanda mengatakan pihaknya akan mempertimbangkan  masukan dari anggota DPR RI itu untuk pembenahan wisata kuliner di Plered.

"Memang kami sebenarnya akan merapikan tempat wisata kuliner ini," ujar Karliati, seraya menyebutkan total pedagang sate yang terdata di lokasi itu sebanyak 40 orang dan 56 orang lainnya pedagang yang menggunakan gerobak.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved