Breaking News:

KPK Sebut Ada Fenomena ASN Dimobilisasi untuk Cari Dana Jelang Pilkada

Sebanyak 344 dari 456 ASN yang dilaporkan melanggar netralitas selama tahapan Pilkada 2020 telah direkomendasikan untuk disanksi.

Ilustrasi Ari Ruhiyat
ilustrasi Pilkada Serentak 2020 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan fenomena aparatur sipil negara (ASN) dimobilisasi untuk mencari sumber dana menjelang Pilkada.

Deputi Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan, mengatakan fenomena ketidaknetralan ASN itu dengan cara menjadi tim sukses tidak resmi.

"Satu tahun sebelumnya (Pilkada), ada pergantian terutama pejabat-pejabat yang berpotensi di dinas-dinas untuk memobiliasi sumber dana, terutama para ASN menduduki posisi-posisi kepala dinas, kepala badan. Sebenarnya ASN bukan tim sukses, tapi praktiknya mereka timses," kata dia.

Menurut Pahala, netralitas ASN menjadi sorotan di penyelenggaraan Pilkada 2020.

"Birokrasi berpolitik salah satu pangkal tindakan korupsi," ujar Pahala, di acara kampanye virtual Gerakan Nasional Netralitas ASN, Rabu (5/8/2020).

Ilustrasi Pilkada Serentak 2020
Ilustrasi Pilkada Serentak 2020 (Ilustrasi Ari Ruhiyat)

Dia menjelaskan, sinergi antara pemerintah dan politik praktis menjadi jalan masuk berbagai kepentingan sesaat di pemerintahan yang merugikan masyarakat.

Mayoritas Calon dari Dinasti Politik Menang dalam Tiga Pilkada Terakhir

Perludem Sebut 31 Paslon Berpotensi Lawan Kotak Kosong di Pilkada Serentak 2020

Pihaknya melakukan survei netralitas ASN di penyelenggaraan Pilkada 2015, 2017, dan 2018.  Survei dilakukan kepada calon-calon kepala daerah yang kalah dalam Pilkada tersebut.

KPK pun mengajak semua pihakyang terlibat di Pilkada 2020 mulai dari penyelenggara, peserta, partai politik, pejawat hingga masyarakat berkomitmen untuk menolak penyalahgunaan wewenang ASN di penyelenggaraan Pilkada.

"Forum ini bersepakat Pilkada serentak harus bebas dari tindakan penyalahgunaan kewenangan, utamanya oleh petahana yang akan maju kembali," katanya.

Ratusan ASN Dihukum

Halaman
12
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved