Breaking News:

Trump Ingin Tik Tok Dijual ke AS, Cina Sebut Sebagai Upaya Manipulasi Politik

CINA menuduh Amerika Serikat (AS) memanipulasi politik atas desakan menjual operasional TikTok di AS ke perusahaan Amerika.

business insider
Donald Trump 

CINA menuduh Amerika Serikat (AS) memanipulasi politik atas desakan menjual operasional TikTok di AS ke perusahaan Amerika. Desakan itu diucapkan Presiden Donald Trump. Trump bahkan memberi tenggat waktu enam minggu ke ByteDance, perusahaan pemilik TikTok, untuk menyetujuinya.

"Ini bertentangan dengan prinsip-prinsip ekonomi pasar dan prinsip-prinsip keterbukaan, transparansi, dan nondiskriminasi (Organisasi Perdagangan Dunia)," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Cina Wang Wenbin dikutip dari AFP, Selasa (4/8).

Aplikasi berbagi video itu diselidiki secara resmi dengan alasan keamanan nasional AS. TikTok dituduh mengumpulkan sejumlah besar data pribadi pengguna dan secara hukum terikat untuk membagikannya ke pihak berwenang di Cina, jika diminta.

Pada konferensi pers, siang kemarin, Wang mengatakan, AS, tanpa memberi bukti, menggunakan konsep keamanan nasional yang disalahgunakan. “Menekan secara tidak adil perusahaan-perusahaan non-AS,” katanya.

Wang menganalogikan alasan keamanan nasional dari AS yang berujung tindakan keras ke perusahaan-perusahaan Cina sebagai aksi “tidak menahan air” yang membahayakan. Wang menyatakan perusahaan-perusahaan itu melakukan kegiatan bisnis mereka sesuai dengan aturan internasional dan hukum AS.

"Tapi AS menindak mereka dengan tuduhan palsu. Ini semua adalah manipulasi politik." uajr Wang sambil mengingatkan AS untuk tidak "membuka kotak pandora".***

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved