Breaking News:

Serangan DBD di Kota Tasikmalaya, Sejak Januari hingga Kini Sudah 1.006 Kasus, 20 Orang Meninggal

Kasus penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kota Tasikmalaya akhirnya menembus angka 1.000 orang

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Ichsan
tribunjabar/firman suryaman
Uus Supangat 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Kasus penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kota Tasikmalaya akhirnya menembus angka 1.000 orang. Yang meninggal pun bertambah satu menjadi 20 orang.

Namun begitu, pihak Dinas kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya menyatakan, jika kasusnya dilihat per bulan maka sudah terjadi penurunan yang cukup signifikan.

"Akumulasi sejak Januari hingga saat ini sudah mencapai 1.006 kasus. Tapi jika dilihat per bulannya, kini mulai terjadi penurunan signifikan," kata Kepala Dinkes Kota Tasikmalaya, Uus Supangat, Selasa (4/8/2020).

Sementara yang masih dirawat di sejumlah rumah sakit di wilayah kota sebanyak 27 orang. Kondisi mereka sebagian besar sudah stabil.

KABAR TERBARU ANJI, Musisi yang Dilaporkan ke Polisi setelah Wawancara Hadi Pranoto, Akan Diperiksa

"Penurunan jumlah kasus per bulannya, salah satunya didukung oleh perilaku warga yang mulai sadar akan kebersihan lingkungan. Terutama upaya pemberantasan sarang nyamuk," ujar Uus.

Karenanya, warga diminta lebih aktif lagi memberantas sarang nyamuk. Seperti menguras bak, membuang atau mengubur wadah bekas serta menutup wadah berisi air.

"Kalau anak-anak tidur sekitar pagi dan sore, sebaiknya diawasi karena saat itu pula nyamuk aedes aegypti penyebab DBD berkeliaran," ujar Uus.

Seorang ASN Positif Covid-19, Sebanyak 50 Pegawai Dishub Kabupaten Cirebon Harus Swab Test

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved