Breaking News:

Ratusan Sekolah di Kecamatan Zona Hijau di Jabar Gelar KBM Tatap Muka Mulai 18 Agustus

Kadisdik Jawa Barat, Dedi Supandi, membenarkan ada beberapa sekolah di kecamatan berstatus zona hijau telah melaksakan KBM tatap muka.

Penulis: Cipta Permana | Editor: Giri
Tribun Jabar/Cipta Permana
Kadisdik Jabar, Dedi Supandi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat, Dedi Supandi, membenarkan ada beberapa sekolah di kecamatan berstatus zona hijau telah melaksakan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka secara bertahap mulai pekan ini.

"Berdasarkan laporan dari Gugus Tugas Covid-19 Jawa Barat, ada 257 kecamatan yang terkonfirmasi zona hijau. Bahkan di kecamatan-kecamatan itu belum pernah ada kasus pasien positif. Selain itu, sekolah-sekolah yang sudah KBM tatap muka itu pun telah melakukan persiapan sejak awal,
sehingga mendapat izin untuk menggelar KBM tatap muka dari Gugus Tugas Covid-19 mulai hari ini," ujarnya Dedi Supandi dikonfirmasi melalui telepon, Senin (3/8/2020).

Dedi Supandi menuturkan, untuk pembukaan mayoritas sekolah di ratusan kecamatan zona hijau lainnya, baru akan dimulai pada Selasa (18/8/2020). Hal itu seiring dengan tahap persiapan yang tengah dilakukan. Satu di antaranya pemeriksaan rapid test secara bertahap bagi 4.524 tenaga pendidik di semua sekolah yang akan mulai membuka kegiatan tatap muka.

Soal dan Jawaban Belajar dari Rumah TVRI Selasa 4 Agustus 2020, Materi Pecahan untuk SMP

"Jadi mayoritas sekolah yang akan membuka KBM tatap muka dua pekan mendatang secara serentak, saat ini sedang melakukan tahap persiapan. Seperti melakukan pemeriksaan swab test bagi guru-guru yang akan mengajar, yang di antaranya sudah dilakukan beberapa hari lalu. Selain itu, hasil evaluasi di level pengawas sekolah dan cabang dinas pendidikan dilakukan terhadap kesiapan protokol kesehatan di sekolah. Tahap selanjutnya, tinggal komunikasi di level gugus tugas Covid-19 dan izin dari kepala daerah setempat," ucapnya.

Mantan Wadir Intelkam Polda Jabar yang Pernah Blunder soal TKA Cina Ditunjuk Jadi Kapolda Sulsel

Dia menambahkan, meski hasil dari semua tahapan selesai, masing-masing sekolah harus mendapatkan izin dari para orang tua siswa untuk dapat menggelar KBM tatap muka. Sebab, kesehatan dan keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan pendidikan di tengah pandemi Covid-19.

ALHAMDULILLAH, Korban Tenggelam di Waduk Jatiluhur Ditemukan 10 Meter dari Titik Awal

"Kesehatan dan keselamatan dari peserta didik, pendidik, tenaga pendidikan, dan semua warga di satuan pendidikan harus menjadi prioritas utama dari penyelenggaraan pendidikan di masa AKB," katanya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved