Breaking News:

NGERI ! Komnas PA Sebut Sukabumi Zona Merah Kejahatan Seksual Terhadap Anak

Hal ini pun membuat Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait sebut Sukabumi zona merah kejahatan seksual di bawah umur

Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Dedy Herdiana
Istimewa
Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait saat hadiri konferensi pers di Polres Sukabumi Kota ungkap kasus kejahatan seksual terhadap anak, beberapa waktu lalu 

Laporan Kontributor Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Kasus kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, ternyata tergolong sering terjadi.

Hal ini pun membuat Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait menyatakan Sukabumi zona merah kejahatan seksual terhadap anak.

Belum lama ini, kasus kejahatan seksual di Sukabumi terjadi di Kecamatan Kalapanunggal, yang dilakukan oleh FCR terhadap anak laki-laki dibawah umur yang menelan korban 30 orang.

Serta kasus yang masih hangat diperbincangkan di Kecamatan Cisaat yang dilakukan oleh Kakek-kakek berinisial T (70) yang lakukan aksi pencabulan terhadap anak dibawah umur.

Kisah Keluarga TKW Asal Indramayu, Orangtua Sampai Meninggal Memikirkan Nasib Anaknya di Suriah

"Untuk menindaklanjuti peristiwa kejahatan seksual yang tidak henti-hentinya di Sukabumi, Tim Investigator dan Rehabilitasi Sosial Anak Jawa Barat bersama Tim Komnas Perlindungan Anak, segera berkoordinasi dengan Polres Sukabumi untuk membongkar apa penyebab terus berulangnya kasus kejahatan seksual di Sukabumi," ujar Arist dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunjabar.id, Selasa (4/8/2020).

Arist mengatakan, dalam waktu dekat Komnas Perlindungan Anak akan segera mengagendakan bertemu dengan dua pejabat tinggi yang mengurus Sukabumi yakni Bupati dan Walikota Sukabumi, untuk membicarakan peristiwa kejahatan seksual yang terjadi di Sukabumi.

"Kita akan agendakan pertemuan dengan Bupati dan Walikota Sukabumi, untuk mencari tau dasar mengapa Sukabumi digolongkan dan di kategorikan kondisi zona merah kekerasan seksual terhadap anak," jelasnya.

Warga yang Datang dari Zona Merah Harus Memiliki Surat Keterangan Sehat pada Pilkades Sumedang

Mengingat berbagai jenis dan bentuk kejahatan seksual di Sukabumi terus-menerus terulang dan mengancam kehidupan anak-anak, Komnas Perlindungan Anak bersepakat dengan Polresta Sukabumi untuk menerapkan pasal berlapis bagi para predator-predator kekerasan seksual.

Yaitu menjerat dengan UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dan seumur hidup. (M Rizal Jalaludin)

Satu Pemain Asing Persib Sedang OTW Bandung, Dua Lagi Belum Jelas, Begini Kata Sekretaris dan Robert

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved