Breaking News:

Baru Ada 36 SMA/SMK di Kabupaten Sukabumi yang Sudah Ajukan Kesiapan Gelar Belajar Tatap Muka

Hingga kini baru ada 36 SMA/SMK di Kabupaten Sukabumi yang mengajukan menggelar belajar tatap muka.

Penulis: Fauzi Noviandi | Editor: taufik ismail
tribunjabar/fauzi noviandi
Kepala Cabang Disdikbud wilayah V, Nonong Winarti. 

Laporan Kontributor Kota Sukabumi, Fauzi Noviandi

TRIBUNJABAR,ID, SUKABUMI - Sebanyak 36 SMA/SMK di Kabupaten Sukabumi yang masuk dalam zona hijau telah menyatakan kesiapan untuk menggelar belajar tatap muka pada Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) wilayah V Pemprov Jabar.

Kepala Cabang Disdikbud wilayah V Jabar, Nonong Winarti, menjelaskan, pihaknya hingga saat ini masih melakukan sosialisasi tehadap sejumlah sekolah yang berada di 29 kecamatan di Kabupaten Sukabumi untuk segera mengajukan kesiapan untuk menggelar belajar tatap muka di masa transisi.

"Hingga saat ini jumlah sekolah yang berada di kecamatan zona hijau bertambah satu, dari 105 menjadi 106 SMA/SMK yang diharapakan melakukan persiapan untuk menggelar belajar tatap muka," katanya saat dihubungi mnelaui sambungan telepon, Senin, (3/8/2020).

Menurutnya, dari 106 SMA/SMK sampai saat ini baru 36 sekolah yang sudah melakukan pengajuan atau kesiapan untuk menggelar belajar tatap muka di masa adaptasi kerbiasa baru.

"Apabila sebanyak 36 sekolah tersebut jumlah tidak bertambah, maka selanjutnya sekolah tersebut akan dilakukan verifikasi berdasarkan daftar periksa sesuai dengan SKB empat mentri oleh tim dari Kantor Dinas Cabang (KCD) wilayah V Sukabumi," ucapnya.

Setelah dilakukan verifikasi tahap pertama, kata dia, dan telah sesuai dengan daftar periksa maka selanjutnya akan kembali dilakukan verifikasi kedua oleh tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sukabumi.

"Jadi jika 36 sekolah tersebut telah sesuai dengan daftar periksa dan diizinkan oleh Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten maka diperbolehkan untuk menggelar belajar tatap muka, sedangkan untuk yang tidak lolos verifikasi diimbau untuk melengkapi persyatannya," katanya.

Nonong menambahkan, terkait masih adanya sekolah di zona hijau dan belum melakukan pengajuan belajar tatap muka, tidak diwajibkan untuk melakukan persiapan dalam menggelar belajar tatap muka.

"Tidak ada pembatasan waktu bagi sekolah yang masuk dalam zona hijau dan dipersilahkan untuk menggelar belajar tatap muka, jadi apabila mereka tidak melakukan pengajuan kesiapan berarti mereka belum siap untuk menggelar belajar tatap muka. Jadi prinsipnya sekolah di zona hijau bukan harus menggelar belajar tatap muka tapi bisa menjalakannya," ucapnya.

Bersiap Belajar Tatap Muka, Sekolah Beli Penyemprot Disinfektan Elektrik Sampai Wastafel Portabel

Boleh KBM Tatap Muka, Sekolah di Kuningan Takut Melakukannya, SMA dan SMK Mulai Tanggal 10 Agustus

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved