Masuki Masa Panen, Harga Cengkih di Purwakarta Terjun Bebas, Turun Hampir 100 Persen

Petani cengkih di Purwakarta saat ini sedang memasuki masa panen. Wilayah penghasil cengkih

tribunjabar/nandri prilatama
Masuki Masa Panen, Harga Cengkih di Purwakarta Terjun Bebas, Turun Hampir 100 Persen 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Petani cengkih di Purwakarta saat ini sedang memasuki masa panen. Wilayah penghasil cengkih di Purwakarta terdapat di dataran tinggi, seperti Wanayasa dan Kiarapedes.

Salah seorang petani cengkih di Purwakarta mengeluhkan harga jual cengkih yang tak sesuai dengan keinginan mereka alias terjun bebas.

Amar Iwan (40) petani cengkeh dari Desa Cikubang, Kecamatan Kiarapedes, mengaku hasil panennya cukup banyak tahun ini. Tapi, justru harganya menjadi lebih murah.

"Cengkih kering dihargai Rp 57 ribu per kilogram. Tahun lalu, harganya itu Rp 90 ribu sampai Rp 95 ribu per kilogram. Turun hampir 100 persen," katanya, Minggu (2/8/2020).

Menurunnya harga cengkih, kata Amar, lantaran pandemi corona. Tak hanya itu, Amar juga menyebut faktor penyebab lainnya karena pangsa pasar yang mulai sedikit.

Heboh Aksi Pria Beruban Minum Darah Hewan Kurban, Siapa Sebenarnya Pria Itu?

"Tahun ini hasil panen kami dari 100 pohon bisa capai 15 ton dalam kondisi basah," katanya seraya menyebut banyak petani cengkih lebih memilih untuk menyimpannya ketimbang langsung menjualnya.

"Ya berharap tahun depannya harga bisa naik," ucapnya.

Ketika disinggung terkait cengkih kualitas bagus, Amar menyebut perlu adanya proses penjemuran di bawa sinar matahari antara empat hingga lima hari.

Dinas Pangan dan Pertanian Purwakarta sempat melansir ada 1.838 hektare perkebunan cengkih di Purwakarta. Produksinya pun bisa mencapai 486 ton per tahunnya. Sedangkan jumlah petani cengkihnya berjumlah 2.387 orang.

Calon Bupati Karawang Temui Istri Mantan Bupati Karawang, Menjelang Pilkada Karawang 2020

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved