Viral di Media Sosial

Heboh Soal Gilang Diduga Punya Fetish Kain Jarik, Paksa Korban untuk Dibungkus, Begini Kata Psikolog

Gilang disebut-sebut meminta secara paksa sejumlah pria untuk dibungkus dengan kain jarik diduga demi kepuasan seksualnya.

screen capture
Korban pelecehan fetish kain jarik. 

TRIBUNJABAR.ID - Di media sosial, heboh mengenai cerita sosok Gilang yang diduga memiliki fetish kain jarik.

Gilang disebut-sebut meminta secara paksa sejumlah pria untuk dibungkus dengan kain jarik diduga demi kepuasan seksualnya.

Cerita ini pertama kali ditulis dalam sebuah utas di akun Twitter @m_fikris, warganet itu mengaku sebagai korban dari G.

Psikolog Kassandra Putranto menjelaskan bahwa apa yang dilakukan 'Gilang Bungkus'  bisa dikatakan sebagai tindak pelecehan seksual.

tribunnews
Media sosial tengah dihebohkan dengan kasus dugaan penyimpangan seksual 'fetish dibungkus kain jarik' (Istimewa via SURYA.co.id)

Kasandra menegaskan bahwa apa yang dilakukan Gilang sudah termasuk ke dalam pelecehan seksual.

 

Pasalnya orang yang dibungkus itu mau menuruti permintaan Gilang karena adanya paksaan.

"Kalau pelecehan seksual jelas, pelecehan seksualnya sudah jelas lalu kemudian artinya kita bisa membedakan pelecehan seksual, kekerasan seksual, serangan seksual."

"Tapi di Indonesia ini istilahnya sebenarnya dimasukkan ke dalam satu istilah yaitu pencabulan," jelas dia.

Kassandra menjelaskan bahwa pencabulan sudah diatur rinci dalam undang-undang.

"Dan itu juga diatur dalam undang-undang termasuk kata-katanya di dalam undang-undang."

"Jadi kata-kata pelecehan seksual itu tidak ada di dalam undang-undang yang ada adalah pencabulan," jelas Kassandra.

Halaman
1234
Editor: Yongky Yulius
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved