Breaking News:

Denda Rp 50 Ribu bagi yang Tak Pakai Masker di Kota Tasik Diberlakukan, Masih Ada yang Tak Pakai

Sanksi denda Rp 50 ribu ternyata tak mempan untuk menyadarkan warga agar memakai masker di tempat umum.

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ILUSTRASI - Warga membeli masker yang dijajakan Jalan Otto Iskandardinata, Kota Bandung, Minggu (26/7/2020). Di Tasikmalaya, sanksi denda bagi yang tak pakai masker diberlakukan sejak hari ini. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Sanksi denda Rp 50 ribu ternyata tak mempan untuk menyadarkan warga agar memakai masker di tempat umum. Nyatakan, warga di Kota Tasikmalaya ada yang tidak memakai masker, Sabtu (1/8/2020).

Pemberlakuan sanksi denda bagi yang tidak memakai masker ditetapkan Wali Kota Tasikmalaya melalui Perwalkot Nomor 29 Tahun 2020. Di situ dicantumkan besaran denda Rp 50 ribu.

Pemantauan Tribun, sepanjang Sabtu sore di sejumlah keramaian, masih saja ada warga yang tak memakai masker. Bahkan mereka kerap berkerumun.

"Lupa, Pak. Lagipula tidak ingat hari ini dimulai pemberlakuan sanksi. Tapi saya lihat dari tadi tidak ada aktivitas petugas," kata Aep (46), seorang pedagang makan ringan di Kompleks Olahraga Dadaha.

Pantauan di Taman Kota serta kawasan pusat perbelanjaan Hazet, juga masih ada saja warga yang tak mengenakan masker.

Wali Kota Tri Risma Klaim Surabaya Saat Ini Zona Hijau, Dulu Zona Hitam dan Menguras Air Mata

Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, sebelumnya mengatakan, penerapan sanksi denda tidak kaku tetapi melalui tahapan teguran dulu.

Jika masih saja membandel, baru dikenakan sanksi denda.

Dianggap Settingan, Ternyata Amanda Manopo yang Tembak Billy Syahputra

"Aturan ini memang tidak populer. Tapi dibuat agar warga lebih berdisiplin memakai masker. Jadi jangan dilihat dendanya tapi kesadaranannya memakai masker," ujar Budi. (*)

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved