Idul Adha 2020

Sapi Kurban Mengamuk Rusak Warung dan Bikin Macet Lalu Lintas, Warga Kewalahan, Mati Ditembak Polisi

Sehari sebelum perayaan Idul Adha, seekor sapi mengamuk merusak warung dan membuat jalanan jadi macet. Polisi akhirnya menembak mati sapi kurban itu.

Editor: Kisdiantoro
(Istimewa)
Sapi kurban di Blitar mengamuk akhirnya dilumpuhkan dengan timah panas oleh petugas, Kamis (30/7/2020). 

Ada peristiwa unik menjelang Idul Adha 1441 H atau pada Jumat 31 Juli 2020

Sehari sebelum perayaan Idul Adha, seekor sapi mengamuk merusak warung dan membuat jalanan jadi macet

Kejadian sapi mengamuk yang niatnya akan menjadi hewan kurban Idul Adha ini di Blitar Jawa Timur

Karena membahayakan, polisi akhirnya menembak mati sapi mengamuk tersebut

//

TRIBUNJABAR.ID - Sapi kurban di Blitar, Jawa Timur ditembak mati polisi pada Kamis (30/7/2020).

Sapi milik Gunawan (52) tesebut mengamuk saat diturunkan di salah satu masjid di Jalan Supriyadi Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar sekitar pukul 14.00 WIB.

Sapi yang dibawa dari Garum Kabupaten Blitar itu berlari liar ke arah selatan Jalan S Supriadi dan kembali ke utara Jalan Borobudur hingga membuat lalu lintas macet.

Santapan Lezat di Idul Adha, 5 Resep Membuat Sate, Sate Wonogiri hingga Sate Bumbu Jepang

Sapi tersebut terus mengamuk dan masuk ke warung ada di kawasan Jalan WR Supartaman.

Karena dianggap membahayakan warga dan pengguna jalan, polisi mengambil tindakan setelah mendapat laporan dari pemilik sapi.

Setelah mengamuk 1,5 jam, sapi yang akan dikurbankan itu mati setelah ditembak polisi sekitar pukul 15.28 WIB.

"Polisi lakukan tindakan terukur untuk melumpuhkan sapi tersebut dengan penembakan dua kali," kata Kepala Sub Bagian Humas Iptu Achmad Rochan Setelah berhasil dilumpuhkan, calon sapi kurban yang mati tersebut kemudian dibawa pemiliknya.

Di Depok, sapi mengamuk masuk kali

Sementara itu di Kota Depok, dua ekor sapi tercebur ke kali di lokasi yang berbeda. Peristiwa itu terjadi dalam rentang waktu kurang dari 24 jam.

Insiden pertama terjadi di Perumahan Pondok Permai Sukmajaya pada Rabu (29/7/2020) tengah malam.

Saat diturunkan, sapi pesanan RT setempat mengamuk dan terlepas hingga masuk ke sungai sebelah perumahan. Sapi tersebut berukuran besar. Gelapnya kondisi medan menyulitkan petugas pemadam kebakaran dan warga yang membantu.

Butuh waktu 2 jam bagi mereka untuk mengevakuasi sapi tersebut dari air. Sapi tersebut dievakuasi menggunakan beberapa jenis tali tambang dan bisa diselamatkan dalam keadaan hidup.

Coba Resep Gulai Daging Kambing, Cara Memasaknya Mudah Diikuti, Cocok Disantap pada Idul Adha 1441 H

"Kami tiba di lokasi sekitar pukul 23.45, selesai evakuasi sekitar pikul 02.40," ujar Kepala Bidang Penanggulangan DPKP Kota Depok, Denny Romulo. Insiden kedua terjadi pada Kamis (30/7/2020) di Kompleks Taman Duta, Cimanggis.

Penyebab sapi tercebur ke kali di Taman Duta sama dengan insiden semalam, yaitu sapi mengamuk saat mobil yang mengangkutnya berhenti dan sapi itu hendak diturunkan.

Menurut Denny, sapi tercebur tadi pagi tidak sebesar sapi semalam. Petugas pemadam kebakaran dan warga yang ikut membantu hanya bermodalkan beberapa balok kayu yang dimiringkan ke kali agar sapi tersebut naik sendiri.

"Kami tiba di Taman Duta pukul 10.10, selesai sekitar pukul 10.40," kata Denny. SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: M Agus Fauzul Hakim, Vitorio Mantalean | Editor: Robertus Belarminus, Egidius Patnistik)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Berlari Liar dan Masuk Warung, Sapi Kurban Mati Ditembak Polisi", https://regional.kompas.com/read/2020/07/31/12300031/berlari-liar-dan-masuk-warung-sapi-kurban-mati-ditembak-polisi?

Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved