Breaking News:

Pusdai Jabar Terapkan Protokol Kesehatan Ketat dalam Pelaksanaan Salat Iduladha 1441 H

Pelaksanaan ibadah salat Iduladha 1441 H di Masjid Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Jawa Barat menerapkan standar protokol kesehatan bagi jemaahnya.

Tribun Jabar/Cipta Permana
Jemaah meninggalkan Masjid Pusdai setelah pelaksanaan ibadah salat Iduladha 1441 H, Jumat (31/7/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG -Pelaksanaan ibadah salat Iduladha 1441 H di Masjid Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Jawa Barat menerapkan standar protokol kesehatan secara maksimal bagi jemaahnya. Hal itu dilakukan sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19.

Berbagai protokol upaya antisipatif, seperti mencuci tangan dengan sabun, pemeriksaan suhu tubuh menggunakan thermal-gun, penyemprotan hand sanitizer, penggunaan masker. Selain itu juga ada mekanisme keluar-masuk masjid telah diatur dan disiapkan oleh panitia, begitu jemaah menginjakkan kaki di area lingkungan Pusdai Jawa Barat

Bahkan, imbauan tertulis terkait tata pelaksanaan dan waktu dimulainya salat Iduladha pun sudah disampaikan. Satu di antaranya melalui baliho yang terpasang di pintu luar masjid yang berlokasi di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, tersebut.

Termasuk, mengimbau jemaah agar membawa peralatan salatnya masing-masing.

Polisi Jawab Keraguan dengan Tangkap Djoko Tjandra, Ketua Komisi III DPR Lempar Pujian

Memiliki daya tampung sekitar 6.000 jemaah dan sesuai aturan maksimal hanya boleh diisi 30 persen dari total kapasitas, namun jumlah jemaah yang hadir kurang dari jumlah itu.

Kegiatan salat dimulai pukul 06.30 dan berakhir pukul 07.30 WIB.

Sekretaris Umum DKM Pusdai Jawa Barat, Fathurrahman M. Basyari, mengatakan, pelaksanaan salat Iduladha di Masjid Pusdai Jawa Barat pada dasarnya sama dengan penyelenggaraan ibadah serupa di lokasi lainnya.

Jalankan Protokol Kesehatan, Panitia Potong Hewan Kurban di Antapani Sterilkan Lokasi dari Anak-anak

Namun untuk protokol kesehatan yang diterapkan bagi para jemaah memang relatif lebih ketat. Sebab jemaah harus mengikuti alur pemeriksaan secara bertahap yang dilakukan oleh panitia guna memastikan kondisi kesehatan dan pencegahan potensi penularan Covid-19 saat melaksanakan ibadah.

"Jadi yang kami terapkan di sini terkait penerapan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan ibadah salat Id, mengacu pada aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah mulai dari tingkat pusat dan daerah. Sehingga, mulai dari kedatangan jemaah, langsung kami arahkan mengikuti protokol kesehatan semaksimal mungkin," ujarnya saat ditemui usai penyelenggaraan salat Iduladha di Masjid Pusdai Jawa Barat, Jumat (31/7/2020).

Halaman
12
Penulis: Cipta Permana
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved