Breaking News:

Virus Corona di Jabar

Ketat Namun Masih Kecolongan, 40 Karyawan Gedung Sate Positif Covid-19 , Belum Bisa Disebut Klaster

Pemprov Jabar akan melakukan pengetesan kepada sekitar 800 orang kontak erat 40 pegawai Gedung Sate yang dinyatakan positif Covid-19

tribunjabar/ery chandra
JADI KLASTER BARU Covid-19, Pintu Gerbang Gedung Sate Ternyata Masih Dibuka 2 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Setiawan Wangsaatmaja, mengatakan Gedung Sate selama pemberlakuan Adaptasi Kebiasaan Baru aksesnya terbuka bagi semua orang berkepentingan.

Meski aksesnya terbuka bagi yang berkepentingan, namun masih memperhatikan dan melaksanakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Banyak yang studi banding ke sini. Jadi kami belum tahu, masih mencari tahu, sumber penularannya dari eksternal atau internal. Secara stuktur tempat tinggal, mereka tinggal di Kabupaten Bandung, Kota Bandung, dan beberapa daerah lainnya, Kota Cimahi juga," katanya.

Polisi Jawab Keraguan dengan Tangkap Djoko Tjandra, Ketua Komisi III DPR Lempar Pujian

Selama ini, kata Setiawan, pemberlakuan peraturan Adaptasi Kebiasaan Baru di Gedung Sate tetap dilaksanakan. Dari mulai hanya boleh diisi 50 persen pekerjanya, sampai menyiapkan pemindai suhu tubuh dan alat cuci tangan dan pembatasan lainnya.

"Kita harus ambil hikmahnya. Instansi pemerintah yang tertata, hanya boleh diisi 50 persennya saja, yang menyediakan desinfektan, dan alat pencuci tangan, masih juga kita dalam tanda kutip, kecolongan," katanya.

Setiawan mengatakan hal ini menandakan protokol kesehatan harus dilakukan lebih ketat dan tetap disiplin dilaksanakan di mana pun. Setiawan mengingatkan Gedung Sate adalah sebuah kantor yang setiap hari pekerjanya pulang-pergi ke rumah atau tempat lainnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan melakukan pengetesan kepada sekitar 800 orang kontak erat 40 pegawai Gedung Sate yang dinyatakan positif Covid-19. Semua kontak erat ini telah menjalani isolasi mandiri sesuai protokol kesehatan sampai pengetesan tersebut.

Wali Kota Bandung Oded Apresiasi Pelaksanaan Salat Iduladha di Masji Agung Bandung

Setiawan mengatakan para pegawai yang positif Covid-19 ini telah dilacak kontak eratnya, yakni orang terdekatnya yang berhubungan dekat selama seminggu terakhir. Mulai dari lingkungan pekerjaan sampai rumahnya.

"Semua (40 kasus) ini hasil pengetesan PCR di Gedung Sate. By name by address semua ada datanya. Kita teliti satu-satu yang terkonfirmasi ini, satu minggu terakhir ketemu siapa dan di mana saja. Kalau tracing 1 orangnya 20 orang kontak dekat, berarti akan ada 800 orang yang harus diuji," katanya.

Halaman
123
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved