Breaking News:

Penyembelih Hewan Kurban Meninggal

BREAKING NEWS, Innalillahi, Penyembelih Hewan Kurban di Tasik Meninggal Saat Akan Sembelih Kambing

Innalillahi. Seorang penyembelih hewan kurban di Tasikmalaya meninggal saat akan menyembelih seeokor kambing.

istimewa
Tubuh Epin Sutisna (50) tiba-tiba ambruk dan menimpa kambing kurban yang akan disembelihnya, Jumat (31/7/2020). 

"Dibawa ke RS Avisena, ke IGD sudah enggak ada. Menurut dokter kena serang jantung," ujarnya.


Fajar menilai sosok ayahnya itu seorang pemimpin dengan kemampuan segala bidang, mulai dari otomotif, elektronik, hingga menyembelih hewan kurban bisa.


Bahkan AH sering jadi imam di masjid rumahnya.


Tangkapan layar video yang memperlihatkan panitia kurban hendak menyembelih sapi lalu tersungkur viral di media sosial.
Tangkapan layar video yang memperlihatkan panitia kurban hendak menyembelih sapi lalu tersungkur viral di media sosial. (Istimewa via Instagram @sekitarbandungcom)


Kejadian detik-detik AH meninggal dunia terekam oleh seorang warga dan videonya tersebar di media sosial.


Dari video tersebut, AH yang mengenakan peci warna hitam, kaos, celana warna hitam, dan sepatu bot hendak mendekati sapi yang akan disembelih.


Kondisi sapi sudah keadaan terbaring dan terikat.


Tampak AH ketika itu membawa seutas tali, saat hendak mendekat sapi kurban tersebut, AH membungkukan badannya, dan tiba-tiba tersungkur ke depan persis di dekat leher sapi yang akan dipotong.


Dari video tersebut masyarakat sekitar membantu menyelamatkan korban.


Namun setelah dibantu masyarakat nyawa korban AH tidak terselamatkan dan akhirnya meninggal dunia.



Pihak Kelurahan Melong, Kota Cimahi langsung menyambangi rumah duka, Senin (12/8/2019) pagi.


Pelaksana Seksi Keamanan Dan Ketertiban Kelurahan Melong, Gumilar Misbah, mengatakn ia bersama Lurah Melong tadi pagi datang melayat ke rumah duka.


Gumilar mengatakan kronologi kejadiannya yang diceritakan pihak keluarga almarhum, bahwa AH meninggal diduga karena kelelahan.


"Jadi kronologinya dia (AH) kurang tidur, jaga semalaman, paginya sudah solat Id. Informasi dari anaknya, dia punya riwayat penyakit juga, tapi enggak mau cek dan belum pernah berobat, jadi enggak ketahuan punya penyakit apa," ujarnya.


Gumilar menambahlam, AH di daerahnya dikenal sebagai ustaz dan tokoh masyarakat.


"Dia (Almarhum) sebagai ustad juga di sana tuh, aktif juga kalau ada setiap Pemilu jadi petugas KPPS," ujarnya.


Gumilar mengatakan, sosok almarhum ini humoris dan pihak keluarga almarhum tak menyangka atas kejadian menimpa AH.


Pihak Kelurahan Melong turut belasungkawa atas kejadian yang menimpa AH.


Mereka mengimbau kepada masyarakat, khususnya warga Kelurahan Melong untuk menjaga kondisi saat berkegiatan.


Mereka juga memberikan uang kadeudeuh bagi keluarga korban yang ditinggalnya.


"Pihak Kelurahan, ya, ada Pak Lurah memberikan semacam uang Kadeudeuh, dia (Almarhum) sebagai tokoh masyarakat di sini, ini juga pak Lurah lagi koordinasi sama Camat," ucapnya.


Kata Pihak Kepolisian


Kapolsek Cimahi Selatan Kompol Sutarman membantah informasi mengenai seorang warga berinisial AH (52) di Kampung Kampung Sukarintih RT 04/05, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi meninggal dunia akibat ditendang sapi kurban yang akan disembelihnya.


"Perlu kami jelaskan juga bahwa kejadian tersebut sama sekali tidak bersentuhan fisik dengan sapi kurban yang akan disembelih, jadi tidak benar sama sekali bahwa korban meninggal karena ditendang oleh sapi yang akan di kurbankan," ujar Sutarman kepada Tribun Jabar melalui pesan whatsapp, Senin (11/8/2019) dini hari tadi.


Menurutnya, jajaran kepolisian langsung mengecek ke lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menemui keluarga korban setelah video AH tersebar di media sosial.


Menurut Sutarman, penuturan pihak keluarga AH, bahwa korban itu sebelumnya bertugas jaga hewan kurban dari hari Sabtu 10 Agustus 2019 Pukul 21.00 WIB hingga dini hari.


Seorang panitia kurban berinisial AH meninggal dunia saat hendak menyembelih hewan kurban di Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Minggu (11/8/2019). (Capture video WAG)
"Ya benar korban berinisial AH meninggal dunia diduga saat akan mengurus sapi kurban dan setidaknya pada saat akan melaksanakan penyembelihan sapi kurban. Diduga karena kelelahan nungguin sapi kurban dari hari sabtu," ujarnya.


Kejadian tersebut, menurut Sutarman bahwa pihak keluarga sudah menerima kejadian itu sebagai murni musibah.


"Kejadian tersebut pihak keluarga menerima kejadian sebagai murni musibah dan tidak akan menuntut siapapun di kemudian hari," ujarnya.


Sutarman menambahkan jenazah AH langsung dibawa ke rumah duka dan selanjutnya di makamkan oleh keluarga pada Minggu (11/8/2019) kemarin, sekitar pukul 16.00 WIB.


• UPDATE, Jagal Sapi yang Meninggal di Cimahi Dikenal Sebagai Ustaz dan Sosoknya Humoris

Penulis: Firman Suryaman
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved