Tidak Masuk Klaster Secapa AD, Dua Orang di Cidadap Kota Bandung Positif Covid-19

Jumlah warga Kecamatan Cidadap yang menjalani rapid test bertambah dari 639 menjadi 702 orang. Dari jumlah itu, diketahui ada dua warga yang positif.

ISTIMEWA
Camat Cidadap, Kota Bandung, Hilda Hendrawan (kiri). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR. ID, BANDUNG - Jumlah warga Kecamatan Cidadap yang menjalani rapid test bertambah dari 639 menjadi 702 orang. Dari jumlah itu, diketahui ada dua warga yang positif Covid-19.

Camat Cidadap, Kota Bandung, Hilda Hendrawan, mengatakan, dua warga dintarakan positif setelah menjalani tes cepat dan tes usap.

"Jadi dari 702 orang tes cepat itu ada 14 yang dinyatakan reaktif. Kemudian 14 orang itu dilakukan tes usap, lalu dua orang dinyatakan positif Covid-19," ujar Hilda saat ditemui di Balai Kota Bandung, Kamis (30/7/2020).

Dia memastikan, dua orang yang positif itu tidak berkaitan dengan adanya klaster di Secapa AD.

Ia menduga, mereka terpapar dari masyarakat luar.

Dua orang tersebut pun kini sudah menjalani isolasi mandiri.

Rumah di Cimahi Dilalap si Jago Merah karena Ditinggal Saat Memasak Air di Tungku

Kedua orang positif itu merupakan asisten rumah tangga (ART) dan seorang yang bekerja sebagai pengemudi ojek.

"Mereka itu OTG (orang tanpa gejala)," katanya.

Pihak kecamatan bersama puskesmas terus melacak orang yang diduga sempat kontak dengan dua orang positif tersebut.

Fetish Sedang Jadi Pembicaraan di Jagat Maya, Apa Sih Sebenarnya?

"Yang positif dua harus tes lagi, jadi baru bisa dinyatakan sembuh kalau sudah mengikuti tes usap dua kali," ucapnya.

Saat ini sejumlah kawasan di Kecamatan Cidadap masih diberlakukan pembatasan sosial berskala mikro (PSBM). Keputusan itu dilakukan untuk meminimalisasi mobilitas masyarakat di sekitar kawasan Secapa AD.

Moonraker Cianjur Deklarasi Jaga Kondusivitas di Polres, Sudah Berdamai dengan Empat Geng Motor

PSBM itu awalnya diberlakukan 14-28 Juli 2020. Kemudian Wali Kota Bandung, Oded M Danial, memutuskan untuk memperpanjang masa PSBM itu hingga 10 Agustus 2020. (*)

Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved