Breaking News:

Pria di Bandung Jadi Terdakwa Gara-gara Tipu Kerabat Rp 13,5 M

Dalam dakwaannya, jaksa mengungkap peristiwa tipu gelap miliaran itu bermula saat korban bertemu dengan terdakwa pada 2015

Pixabay.com
Ilustrasi uang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG-Seorang pria di Kota Bandung, Freddy Regawa, duduk di kursi terdakwa di Pengadilan Negeri Bandung karena didakwa melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan uang milik kerabatnya senilai Rp 13,5 miliar.

Dalam surat dakwaan jaksa penuntut umum Kejati Jabar, Agus Mujoko nomor reg. Perk.PDM-558/BDUNG/6/2020, ‎jaksa mendakwa Freddy dengan Pasal 378 dan Pasal 372 KUH Pidana.

Dalam dakwaannya, jaksa mengungkap peristiwa tipu gelap miliaran itu bermula saat korban bertemu dengan terdakwa pada 2015 kemudian menceritakan memenangkan tender proyek membangun hotel di Gianyar, Bali senilai Rp 53 miliar lebih.

Kata Pengamat, Ada yang Positif Covid-19 di Gedung Sate Tanda Lemahnya Penerapan Protokol Kesehatan

"Terdakwa meminta bantuan modal dan menjanjikan proyek itu akan menguntungkan. Korban kemudian menyetujuinya," ucap jaksa di Pengadilan Negeri Kelas IA Khusus Bandung, Kamis (30/7/2020).

Korban juga dijanjikan akan mendapat bagi hasil keuntungan‎ dari proyek Rp 53 miliar itu. Kemudian, korban secara bertahap menyetorkan dana ke terdakwa sebanyak 16 kali dari September 2015 hingga Januari 2017 dengan total Rp 13,5 miliar.

"Setelah proyek selesai, terdakwa tidak mengembalikan uang korban beserta keuntungannya sebagaimana dijanjikan‎ terdakwa. Terdakwa berdalih proyek itu tidak menguntungkan," ucap jaksa.

Antisipasi Pencurian Hewan Kurban di Malam Idul Adha, Kapolresta Tasikmalaya Imbau Warga Ronda Malam

Tidak percaya dengan dalih dari terdakwa yang menyebut proyek itu belum menguntungkan, korban kemudian menghubungi akuntan publik meminta audit keuangan hotel tersebut.

"Tapi ternyata hasil audit, keuangan hotel itu menguntungkan namun terdakwa berbohong pada korban," ucapnya.

Kuasa hukum korban, Budhi Agung menyebut kliennya sudah mengupayakan mediasi dengan Freddy Regawa. Menurut dia, niat mengembalikan uang sudah ada.

"Cuma dari kemampuan mengembalikannya tidak ada. Hingga akhirnya, klien kami melaporkan ke Polda Jabar pada 2019. Di Polda Jabar tidak ditahan, tapi saat di Kejati Jabar ditahan," ucapnya.

Satlantas Polres Subang Imbau Pelanggar Patuhi Ketertiban Lalu Lintas Juga Pakai Masker

Ia mengaku akan mengajukan gugatan perdata supaya kerugian Rp 13,5 miliar bisa kembali ke korban yang bernama H Wiwoho, warga Sukasari Kota Bandung i‎tu.

"Karena dalam pidana tidak akan mengembalikan uang. Supaya uang kembali, kami akan ajukan gugatan perdata setelah ada putusan pidana," ucap dia.

VIDEO Persib Akan Hadapi Jadwal Padat di Lanjutan Liga 1

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved