Penantian Panjang Akhirnya Terbayar, Para Guru Honorer Sujud Syukur Dapat Tunjangan Rp 1,5 Juta

Enam guru yang didaulat menerima penyerahan SK secara simbolis langsung bersujud syukur sambil menangis

muhamad syarif abdussalam/tribunjabar
Para guru honorer sujud syukur setelah akan mendapatkan tambahan tunjangan profesi sebesar Rp 1,5 juta per bulan 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Perjuangan dan penantian panjang ribuan honorer di Jawa Barat akhirnya terbayarkan. Sebanyak 1.461 guru honorer akhirnya mendapat Surat Keputusan Penetapan Penugasan Guru Non-PNS untuk tingkat SMA, SMK, dan SLB.

Penyerahan SK dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (29/7/2020).

Ramalan Bintang Kamis 30 Juli 2020, Taurus Cari Pekerjaan Lain, Virgo Jadi Karyawan yang Dihargai

Prosesi penyerahan SK berlangsung dalam suasana haru. Enam guru yang didaulat menerima penyerahan SK secara simbolis langsung bersujud syukur sambil menangis. Cukup lama mereka sesenggukan sambil bersujud.

Rizki Safari Rahman, seorang di antaranya, mengaku tak mampu membendung air matanya karena SK yang baru ia terima itu sudah ia nantikan selama enam tahun.

Guru honorer mata pelajaran Matematika di SMAN 9 Bandung itu mengaku sangat beruntung karena banyak rekan seangkatannya, bahkan yang lebih senior, masih harus berjuang untuk memperoleh kepastian status ini.

"Di luar 1.461 guru ini, masih ada guru honorer yang tinggal menyisakan tiga tahun lagi menuju masa pensiun, yang secara otomatis kesempatannya menjadi PNS sangat kecil. Oleh karena itu, tentunya saya sangat bersyukur karena kami (1.461 guru) bisa memperoleh kesempatan ini," ujarnya seusai penyerahan SK.

Kata-kata Penuh Makna Ucapan Selamat Idul Adha 2020 untuk Sahabat dan Orang Tua, Kirim via WhatsApp

Ada sejumlah tahapan seleksi yang harus dilalui, yakni ketentuan kepemilikan NUPTK (Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan), ketentuan jumlah jam mengajar 24 jam selama satu pekan, dan sebagainya.

Menurut Rizki, dengan adanya legalitas ini, kesejahteraan para guru secara otomatis akan meningkat, sebab tambahan tunjangan profesi guru (TPG) ini melengkapi honorarium dari Provinsi Jawa Barat yang telah diperolehnya sejak 2017 senilai Rp 2.040.000 per bulan.

15 Kata-kata Menyentuh Hati Ucapan Selamat Idul Adha 1441 H dalam Bahasa Sunda, Kirim ke Keluarga

"Kalau dulu hanya dapat honorarium dari provinsi Rp 2,04 juta, sekarang ditambah dengan TPG dari APBN sebesar Rp 1,5 juta, jadi penghasilan kami meningkat menjadi Rp 3,54 juta. Alhamdulillah. besaran ini dapat meningkatkan kesejahteraan kami untuk memenuhi kehidupan sehari-hari," ucapnya.

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, mengatakan, 1.461 guru honorer yang menerima SK terdiri atas 578 guru SMA, 852 guru SMK, dan 31 guru SLB. Pemberian SK ini, kata Emil, sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Jabar.

Halaman
123
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved