Breaking News:

Mulai Besok Senin, Kuningan Berlakukan Kegiatan Belajar Tatap Muka di Sekolah Pakai Sistem Shift

Kegiatan serupa juga tidak jauh berbeda dilakukan setiap Pondok Pesantren yang berada di Kabupaten Kuningan.

TRIBUN CIREBON/AHMAD RIPAI
Bupati Kuningan, Acep Purnama 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNJABAR.ID, KUNINGAN - Bupati Kuningan, H Acep Purnama menyatakan bahwa untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di Kuningan bisa langsung tatap muka.

"Untuk regulasi KBM tatap muka sudah kami siapkan dan ini KBM akan mulai pada hari Senin (1/8/2020)," kata Acep saat usai menghadiri agenda silaturahmi Ketua DPD PDIP Jabar di Rumah Makan Cipondok, Desa Cipondok, Kecamatan Kadugede, Kamis (30/8/2020).

Acep lantas mengatakan petunjuk pelaksanaan dan teknis dalam KBM.

"Ini merata dilakukan semua lembaga pendidikan mulai tingakt SD, SMP dan SMA sederajat, dengan pola shift atau pembagian rombongan belajar," katanya.

Kegiatan serupa juga tidak jauh berbeda dilakukan setiap Pondok Pesantren yang berada di Kabupaten Kuningan.

"Kami kemarin kedatangan dari Kemenag dan mereka pun sama menyampaikan teknis KBM dengan pembagian waktu dan jumlah peserta didik," ujarnya.

Sementara itu data Tim Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19, Kuningan per hari ini (Kamis, 30-7-2020), menyebutkan jumlah kasus Pasien Dalam Pemgawasan (PDP) total sebanyak 256 orang, dengan jumlah selesai ada sebanyak 223 orang dan masih dalam pengawasan ada sebanyak 33 orang.

Kemudian untuk total rapid positif ada sebanyak 95 orang dan masih dalam pengawasan ada sebanyak 25 orang dan dinyatakan sembuh rapid positif ada 62 orang, dengan jumlah meninggal rapid positif selama ini sebanyak 8 orang.

"Dalam kasus diatas di dominasi jenis kelamin Laki-Laki ada 165 orang dan Perempuan sebanyak 91 orang," ungkap Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19, Kuningan yakni Agus Mauludin.

Untuk kasus terkonfirmasi total sebanyak 49 orang, dengan jumlah kasus sembuh srbanyak 41 orang dan masih dalam pengawasn ada sebanyak 6 orang.

"Kasus ini berjenis kelamin dari Laki-Laki sebanyak 38 orang dan Perempuan ada 11 orang," ujarnya.

Mengenai jumlah kasus Orang Dalam Pemantauan (PDP) total sebanyak 1775 orang dan kasus Orang Tanpa Gejala (OTG) ada sebanyak 467 orang.(*)

Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved