Selama AKB Okunpansi Hotel di Kota Bandung Hanya Mencapai 20 Persen

Selama penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB) okupansi hotel di Kota Bandung hanya mencapai 20 persen.

Tribun Jabar/Mega Nugraha
Ilustrasi: Selama penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB) okupansi hotel di Kota Bandung hanya mencapai 20 persen. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Selama penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB) okupansi hotel di Kota Bandung hanya mencapai 20 persen.

Ketua Riung Priangan, Asosiasi GM Hotel Bintang 2-5, Arief Bonafianto mengatakan, selama pandemi Covid-19, hotel menjadi sektor yang paling terdampak.

"Bandung ini memang jembatannya Jakarta, kalau perekonomian Jakartanya bagus pasti ke Bandungnya banyak, karena market kita sebenarnya 90 persen dari Jakarta, dengan adanya pandemi ini, dampak ke Bandungnya drastis turunnya," ujar Arief, saat ditemui di Balai Kota Bandung, Rabu (29/7/2020).

Buntut Positif Covid-19, Hotel di Kota Bandung Tempat Rapat Banggar DPRD Purwakarta Disterilisasi

Selama fase adaptasi kebiasaan baru, kata dia, okupansi hotel ditargetkan mencapai 40 persen. Namun, hingga pertengahan Juli baru tercapai 20 persen.

"Untuk hotel itu minimal 40 persen baru kita running bener, kita tetap harus menerapkan protokol untuk menggerakan roda perekonomian, ini langkah apa yang harus kita lakukan," katanya.

Arief mengkalim, semua hotel yang ada di bawah naungan Riung Priangan, kata dia, patuh terhadap protokol kesehatan meskipun harus mengurangi 50 persen dari kapastias.

"Kami sadar apalagi dunia perhotela kalau tidak memperhatikan itu, kami akan rugi sendiri sehingga Alhamdulillah member kami tetap menjaga bahwa standart kesehatan itu nomor satu, memang kapasitas itu menurunkan dari revenue hotel tapi harus kita lakukan agar stabilitas ekonomi ini tetap berjalan tapi kesehatan juga tetap terjaga," ucapnya.

Salah satu strategi meningkatkan lagi pengunjung hotel, kata dia, pihaknya bersama pemerintah Kota Bandung akan mengkampanyekan Bandung aman.

"Ada beberapa poin yang menjadi bahan diskusi bagaimana cara meningkatkan ini, agar orang ke Bandung ini lebih berani karena Bandung ini aman," katanya.

Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved