Breaking News:

Putus Penyebaran Virus Corona, Kemenag Minta Warga Tidak Gelar Takbiran Keliling

Menjelang hari raya Idul Adha 1441 Hijriah, Kementerian Agama Kota Bandung meminta masyarakat

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ilustrasi takbiran keliling 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNAJABAR.ID, BANDUNG - Menjelang hari raya Idul Adha 1441 Hijriah, Kementerian Agama Kota Bandung meminta masyarakat tidak menggelar takbiran keliling demi memutus penyebaran virus Corona.

Humas Kementrian Agama Kota Bandung, Agus Saparudin mengatakan, di tengah kondisi pandemi Covid-19 ini, takbiran keliling dikhawatirkan menjadi tempat penularan Covid-19 karena berpotensi terjadi kerumunan masyarakat.

"Kan orang dengan dilaksanakannya takbir itu kan tidak sadar megang apa, menyentuh apa, dan segala macam berkumpul dan tidak memakai social atau physical distancing mereka gak nyadar, ini dikhawatirkan menjadi potensi besar," ujar Agus, saat dihubungi, Rabu (29/7/2020).

Petani Jagung di Rajamandala Cipatat KBB Mengeluh Harga Pupuk Semakin Mahal

Sementara untuk salat id dan penyembelihan hewan kurban, kata dia, dapat dilaksanakan dengan khidmat tanpa mengurangi kewaspadaan sesuai dengan Surat Edaran Kemenag.

"Kita tetap melaksanakan kegiatan ibadahnya dengan khidmat dan ketaatan tapi tetap dengan kondisi waspada Covid-19. Artinya dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan," katanya.

Jaksa Pastikan Pemeriksaan Mantan Bupati Indramayu Anna Sophanah Terkait Kasus 7 Objek Wisata

Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved