Breaking News:

Muncul Klaster Perkantoran di Jakarta, Wali Kota Bogor Waspada

Wali Kota Bogor mewaspadai munculnya klaster perkantoran di wilayahnya.

Editor: taufik ismail
Tangkap layar kanal YouTube Kompas TV
Wali Kota Bogor Bima Arya menjadi orang dalam pemantauan (ODP) terkait virus Corona setelah lakukan kunjungan kerja ke Turki dan Azerbaijan. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNJABAR.ID, BOGOR - Di Jakarta kini tengah muncul klaster perkantoran.

Hal ini membuat Pemkot Bogor pun waspada. 

Untuk mengantisipasi klaster perkantoran, Wali Kota Bogor Bima Arya meminta agar gedung atau ruang perkantoran tidak dipadati oleh banyak orang.

Bukan hanya itu, pelaksanaan rapat di dalam perkantoran diminta tidak terlalu lama dan melibatkan banyak orang.

"Saya imbau rapat-rapat, enggak terlalu lama dan tidak harus banyak orang, di Jakarta ini melonjak dratis. Jangan sampai Bogor seperti itu," kata Bima, Rabu (29/9/2020).

Bukan hanya itu Bima juga meminta warga tetap waspada adanya klaster luar kota atau import case.

Bima menambahkan, peningkatan kasus positif di Kota Bogor berasal dari luar kota.

"Sekarang klaster luar kota sangat berbahaya sekarang hampir 50 persen sekarang dari luar kota nomor dua perkantoran. Nah karena itu saya perintahkan sekarang ke kepada camat, lurah, untuk kordinasi RT/RW untuk memastikan yang mau dinas luar kota dan yang pulang dari luar kota itu lapor," katanya.

Bima juga meminta agar setiap warga yang pulang dari luar kota mengikuti test swab. 

KPK Akan Bantu Bareskrim Usut Aliran Dana dalam Skandal Penerbitan Surat Jalan Djoko Tjandra

Denda Tak Pakai Masker Ternyata Sudah Diterapkan di Depok, Enam Hari Terjaring 1.300 Orang

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Waspada Klaster Perkantoran di Kota Bogor, Bima Arya Minta Tak Banyak Orang di Dalam Kantor.

Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved