Wakil Ketua DPRD Purwakarta Pertanyakan Pengumuman Hasil Tes Swab Diumumkan Saat Rapat Banggar

Konsentrasi para wakil rakyat itu pun buyar, sehingga rapat yang membahas soal KUA PPAS untuk anggaran perubahan 2020 menjadi dibubarkan g

tribunjabar/haryanto
Kantor DPRD Purwakarta 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Pembahasan anggaran pendapatan dan belanja daerah antara eksekutif dan legislatif di Purwakarta yang berjalan alot langsung buyar dengan adanya pengumuman yang menyatakan Wakil Ketua DPRD-nya positif Covid-19.

Konsentrasi para wakil rakyat itu pun buyar, sehingga rapat yang membahas soal KUA PPAS untuk anggaran perubahan 2020 menjadi dibubarkan di Hotel yang ada di Bandung.

Wakil Ketua DPRD dari Fraksi PKB, Neng Supartini mengungkapkan dirinya saat pelaksanaan rapat banggar hadir. Neng menyayangkan hasil tes swab anggota dewan diumumkan saat rapat banggar berlangsung.

Buntut Positif Covid-19, Hotel di Kota Bandung Tempat Rapat Banggar DPRD Purwakarta Disterilisasi

"Kenapa hasil swab tidak diumumkan sebelumnya, pas hari Sabtu atau Minggu? Yang terkonfirmasi positif kan bisa segera dikarantina. Dan bisa antisipasi yang statusnya positif tidak boleh ikut kegiatan, kok kaya lagi bikin prank yah? Atau memang sengaja diumumkan jelang putusan KUA PPAS untuk mengecoh konsentrasi para legislatif?" katanya, Selasa (28/7/2020).

Rapat banggar saat itu, Neng menyebut tengah mentok di pembahasan anggaran. Eksekutif mengaku pendapatab menyusut tajam dengan alasan yang tak jelas. Padahal, kata Neng, pendapatan pajak dari restoran juga rumah makan hampir tercapai di atas 100 persen bahkan hingga 200 persen pada Juli.

Neng juga menambahkan pajak PJU non PLN angkanya masih 40 persen, sehingga anggota DPRD meminta langkah konkret dari Bappelitbangda untuk penagihan dengan alasan target belum tercapai.

"Bagaimana semua rencana belanja akan berjalan jika defisit Purwakarta masih besar mencapai Rp 56,5 miliar?" katanya seraya bersiap semua anggota DPRD untuk dites swab meski harus bayar. (*)

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved