FAKTA MIRIS, Abah Didi Sehari Cuma Dapat Rp 900 dari Memungut Sampah Plastik, Tersingkir oleh Zaman
Satu kilogramnya Rp 1.800, jadi dalam sehari saya hanya dapat Rp 900," kata Abah Didi menjawab pertanyaan Dedi Mulyadi.
TRIBUNJABAR.ID - Bagi mereka yang hingga kini masih mendapatkan penghasilan relatif cukup, baik dari hasil bekerja di satu perusahaan maupun berwiraswasta tampaknya harus selalu bersyukur.
Pasalnya tidak semua orang bisa memiliki penghasilan tetap dan relatif cukup. Apalagi jika menyaksikan fakta miris yang menimpa seorang bapak tua yang ditemui anggota DPR RI Dedi Mulyadi di satu tempat di Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Ya, tampaknya sulit dibayangkan oleh siapa pun. Bapak tua yang kerap disapa Abah Didi ini dalam sehari hanya mendapatkan uang Rp 900 dari hasil jerih payahnya memungut sampah plastik yang berceceran di pinggir jalan dari ujung Jalan Dawuan hingga Wangunreja di Subang.
"Sehari paling dapat setengah kilogram (sampah plastik). Satu kilogramnya Rp 1.800, jadi dalam sehari saya hanya dapat Rp 900," kata Abah Didi menjawab pertanyaan Dedi Mulyadi.
Dedi pun lalu menanyakan bagaimana bisa hidup dengan uang Rp 900, Abah Didi pun menjawab ia lebih sering pinjam sama orang lain.
Selain memungut sampah, Abah Didi pun mengaku sekali-sekali jadi buruh cangkul, tergantung ada yang memerintah.
• Lurah yang Mengamuk di Sekolah Karena Siswa Titipannya Tak Lolos Kini Diperiksa Polisi
Abah Didi mengaku memiliki lima anak dan kesemuanya sudah berumah tangga. Ia kini hidup berdua dengan istrinya.
Abah Didi pun menjawab tidak ada, saat ditanya Dedi Mulyadi apakah dia dibantu oleh anak-anaknya.
Menurut Abah Didi, sebelumnya ia narik becak di Subang. Namun seiring perkembangan zaman, becak kini tersingkir dan kalah bersaing dengan ojek online.
"Narik becak lebih banyak nganggurnya, gak laku. Akhirnya saya seperti ini, memulung sampah," katanya.

Dalam kesempatan itu, Dedi Mulyadi memberikan sejumlah uang kepada Abah Didi untuk membeli sembako yang cukup untuk satu bulan.
Selain itu Dedi Mulyadi pun memberikan tugas kepada Abah Didi untuk tetap memungut sampah di Jalan Raya Dawuan hingga Wangunreja. Terlebih di pinggir jalan itu kerap banyak sampah berceceran.
"Nanti sampahnya saya beli. Saya juga nanti kasih sepatu," kata Dedi Mulyadi kepada Abah Didi.
Setelah menerima bantuan dari Dedi Mulyadi, terlihat air mata pun menetes dari kelopak mata Abah Didi.
• Download Lagu TikTok Hareudang Versi Kalia Siska ft Ska 86 DJ Kentrung, Lengkap dengan Lirik Lagu
Pertemuan antara Dedi Mulyadi dengan Abah Didi, videonya kemudian diunggah ke akun media sosial Kang Dedi Mulyadi yang mendapat respon positif dari warganet.
Dalam unggahan di akhir video itu, Dedi Mulyadi sempat melontarkan pernyataan, "Hanya orang bodoh yang tidak mengerti cara membuang sampah". Hal ini merujuk pada banyaknya sampah yang berceceran di pinggir jalan tersebut.