Breaking News:

Tim Bulutangkis Jawa Barat Sudah Siap 100 Persen Turun di PON XX Papua 2021

Tim Cabang Olahraga Bulutangkis Jawa Barat menyatakan kesiapannya untuk bertarung di ajang Pekan Olahraga Nasional XX Papua 2021 ( PON XX Papua 2021)

Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha
Tim cabang olahraga (Cabor) bulutangkis Jawa Barat dalam acara Bincang santai bersama Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI di ruang Kominfo, Koni Jabar, Kamis (23/7/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tim cabang olahraga (Cabor) bulutangkis Jawa Barat menyatakan kesiapannya untuk bertarung di ajang Pekan Olahraga Nasional XX Papua 2021 ( PON XX Papua 2021).

Manajer tim Umar Djaidi mengklaim bahwa Tim Jabar sudah sangat siap dengan menargetkan dua medali emas yang berpeluang diraih oleh tunggal putri dan beregu putra atau putri

"Tim PON Jawa Barat sudah siap 100 persen. Kami pun akan terus memantau perkembangan atlet," ujar Umar di ruang Kominfo, Koni Jabar, dalam bincang santai bersama Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI, Kamis (23/7/2020).

Ini yang Membuat Pemain Persib Bow Febri Hariyadi Jenuh Melakukan Latihan Mandiri

Dalam PON XX nanti, Umar memastikan bahwa Tim Jawa Barat akan mengirimkan delapan atlet putra dan lima atlet putri.

Komposisi ini berbeda dengan penyelenggaraan PON sebelumnya yang terdiri dari delapan atlet putra dan lima atlet putri.

Dalam penyelenggaraan PON XX nanti, Tim Jawa Barat akan bertumpu pada Gregoria Mariska Tanjung dan atlet yang saat ini sedang bergabung di Pelatnas maupun klub.

"Dua medali emas yang kita targetkan itu mudah-mudahan bisa diberikan oleh tunggal putri oleh Georgia Mariska," ucapnya.

HANYA 2 Pemain Persib Dipanggil Shin Tae-yong untuk TC Timnas U-19 Indonesia, TC Digelar di Korea

Meski sudah menetapkan 13 atlet yang akan berlaga di PON XX, Umar tak menutup kemungkinan bakal ada perubahan.

Sebab dengan waktu yang masih cukup lama, apapun bisa terjadi dengan para atlet. Baik itu mengalami cedera maupun penurunan performa.

"Andaikan nanti kalau ada atlet barangkali cedera atau mundur dan sebagainya kami siapkan pelapis pelapis. Tentunya sesuai dengan aturan yang digariskan oleh PBSI pusat," ujarnya.

Sementara itu, pelatih Enroe Suyanto akan terus mengevaluasi kinerja timnya sebelum PON XX digelar tahun depan.

Apalagi dengan diundurnya penyelenggaraan PON XX membuat persiapan tim menjadi lebih panjang.

"Kami manfaatkan mundurnya PON XX untuk terus mengevaluasi anak-anak. Sejauh ini, sembilan atlet berada di Pelatnas sementara sisanya berlatih sendiri," katanya.

Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved