Pihak SMKN 1 Cianjur Tak Tahu Rombongan Alumni ke Garut, Terima Kabar 14 Orang Alami Kecelakaan
Kepala SMKN 1 Cianjur Drs Zaedun mengatakan rombongan alumni pelajar yang mengalami kecelakaan
Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin
TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Kepala SMKN 1 Cianjur Drs Zaedun mengatakan rombongan alumni pelajar yang mengalami kecelakaan di Jagabaya Rancabuaya Garut, yang menyebabkan dua orang meninggal di antaranya berangkat tanpa sepengetahuan pihak sekolah.
Zaedun mengatakan, pihak sekolah melalui Kasubag TU menerima kabar adanya kecelakaan pada Rabu (22/7/2020) sekitar pukul 11.30 WIB.
"Kemarin kami menerima kabar dari MKKS Cianjur bahwa ada satu rombongan pelajar yang berjumlah 14 orang mengalami kecelakaan di Jagabaya sekitar Pantai Rancabuaya Kabupaten Garut," ujar Zaedun, Kamis (23/7/2020) di kampus SMKN 1 Cianjur.
Ia mengatakan, setelah diklarifikasi rombongan tersebut merupakan alumni 2019-2020.
• Hadapi Musda DPD II Partai Golkar Majalengka, Ade Barzih Sudah Jalin Komunikasi dengan PK
"Kabar pertama satu orang meninggal, dua kritis dan 10 orang mengalami luka ringan," kata Zaedun.
Ia mengatakan, pada hari itu, salah satu orangtua alumni mendatangi sekolah setelah mendapat kabar anaknya menjadi korban kecelakaan.
"Orangtua siswa tersebut memberikan informasi dan klarifikasi kepada pihak sekolah perihal keberangkatan rombongan alumni siswa," katanya.
• Nenek Ini Tidak Potong Rambut Selama 64 Tahun, Rambutnya Panjang Seperti Ular Piton
Setelah mendapat informasi dari pihak orangtua, sebagai bentuk kepedulian, pihak sekolah mengirimkan beberapa orang guru ke Garut serta memfasilitasi satu unit mobil ambulans.
"Informasi terakhir dari yang kritis satu orang meninggal dunia, jadi jumlah yang meninggal totalnya dua orang," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/gedung-smkn-1-cianjur.jpg)