Breaking News:

Mayat Bayi Diseret Anjing

Pasangan Pembuang Bayi di Parungponteng akhir Pekan Ini Rencananya Dinikahkan tapi Bayi Keburu Lahir

Kasatreskrim Polres Tasikmalaya, AKP Siswo De Cuellar Tarigan, mengatakan, KR dijadikan tersangka karena punya andil dalam kematian anak mereka.

firman suryaman/tribun jabar
Tersangka AN (20), tersangka pembuang bayi yang mayatnya ditemukan tengah digigit seekor anjing. (tribunjabar/firman suryaman) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Tersangka KR (22), pacar AN (20) yang buang bayi lalu mayatnya ditemukan digigit anjing di hutan Desa Cibungur, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya, nekat berupaya menggugurkan kandungan sang pacar karena malu.

Terlebih AN sendiri bekerja di sebuah BUMN finansial yang membuka cabang di Kecamatan Salopa.

Makanya keduanya mengupayakan pengguguran kandungan.

"Saya malu belum menikah harus jadi bapak. Terlebih AN sebagai karyawan BUMN. Pasti lebih malu lagi punya anak di luar nikah," kata KR, di Mapolres Tasikmalaya, Rabu (22/7).

Karenanya KR dan AN berupaya menggugurkan kandungan dengan berbagai cara.

Tapi upaya mereka tak membawa hasil.

Kasatreskrim Polres Tasikmalaya, AKP Siswo De Cuellar Tarigan, mengatakan, KR dijadikan tersangka karena punya andil dalam kematian anak mereka.

"Selain berupaya menggugurkan kandungan, KR juga diketahui sempat meminta AN membuang bayi ke sungai, beberapa saat AN melahirkan. Komunikasi AN dengan KR dilakukan melalui HP," ujar Siswo.

Pasangan muda ini sebenarnya akan dinikahkan setelah orang tua masing-masing mengetahuinya.

Halaman
1234
Penulis: Firman Suryaman
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved