Di Masa AKB, Ini 7 Langkah yang Dilakukan Siloam Hospitals Purwakarta untuk Tangkal Covid-19

Siloam Hospitals Purwakarta saat masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) telah melakukan berbagai upaya pencegahan

tribunjabar/nandri prilatama
Di Masa AKB, Ini 7 Langkah yang Dilakukan Siloam Hospitals Purwakarta untuk Tangkal Covid-19 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Siloam Hospitals Purwakarta saat masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) telah melakukan berbagai upaya pencegahan karenna sebagai penyedia layanan kesehatan memiliki komitmen tinggi mengendalikan penyebaran Covid-19 dengan program clean & safe hospitals.

Direktur Siloam Hospitals Purwakarta, dr. Irwan Gandana menyampaikan program ini untuk menjamin keamanan serta keselamatan pengunjung dan pasien yang berobat di Siloam Hospitals Purwakarta dari kemungkinam penularan Covid-19.

"Ada tujuh aktivitas yang dilakukan, di antaranya wajib pemeriksaan skrining bagi semua pasien, pengunjung, dan karyawan yang masuk rumah sakit. Lalu, mereka semua wajib cuci tangan sebelum masuk gedung rumah sakit," katanya, Rabu (22/7/2020).

Tahapan selanjutnya yang dilakukan Siloam, yakni pemisahan alur antara pasien dengan gejala Covid-19 dan tak dengan gejala. Sebab, ada ruang perawatan khusus bagi pasien kontak erat/kasus suspek/konfirmasi Covid-19 yang terpisah dari bangunan utama rumah sakit.

Terhambat Darah Tinggi, Kini Dokter Sudah Izinkan Brigjen Pol Prasetijo Utomo untuk Diperiksa Lagi

"Wajib pakai masker bagi pengunjung/pasien rawat jalan dan penggunaan masker juga faceshield bagi penunggu pasien rawat inap. Kami juga minta semua karyawan pakai APD lengkap," katanya.

Tak hanya itu, pemeriksaan rapid atau PCR swab test, kata Irwan, rutin dilakukan untuk tenaga medis maupun non medis, serta terakhir disinfeksi atau pembersihan area rumah sakit setiap waktu.

"Warga harus sadar dan ikuti anjuran pemerintah untuk terapkan protokol kesehatan di kehidupan sehari-hari. Jaga selalu kebersihan dengan rajin dan cuci tangan. Pakai masker saat aktivitas di luar rumah dengan tetap berjaga jarak bersama orang lain," kata dr. Johan Hamik.

Dua Tahun Dikirim Barang, dari Ponsel hingga Satu Truk Kelapa, Titik Merasa Diteror dan Lapor Polisi

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved