Serangan ke Pesta Pernikahan Tewaskan 18 Orang
Kaduna Selatan, yang mayoritas dihuni penduduk beragama Kristen, diporak-porandakan sejak lama akibat perselisihan antara petani dan penggembala
SEBUAH pesta pernikahan di Nigeria berubah jadi tragedi berdarah ketika sekelompok pria misterius menembaki para tamu dan menewaskan 18 orang. Menurut AFP, pada Senin (20/7), pesta pernikahan itu dihelat di Negara Bagian Kaduna, Nigeria utara. Orang-orang bersenjata datang mengendarai sepeda motor dan menyerbu desa Kukum-Daji, di distrik Kaura, Minggu (19/7) malam.
"Para pria bersenjata itu juga melukai 30 orang. Kebanyakan korban adalah anak muda," Kepada Administrasi Distrrik Kaura, Bege Katuka Ayuba.
Menurut Ayuba, lima belas orang tewas di lokasi sedangkan. “Tiga lainnya meninggal di rumah sakit," katanya.
Belum diketahui siapa atau kelompok apa yang menjadi dalang serangan itu.
Negara Bagian Kaduna dikenal sebagai ladang konflik mematikan antara para penggembala Fulani yang muslim dan petani etnis Kristen.
Juru bicara kepolisian Kaduna mengonfirmasi serangan itu tanpa mengungkap jumlah korban jiwa. "Ada laporan-laporan korban jiwa dalam serangan itu, tetapi kami belum mendapat jumlah korban yang pasti," kata Mohammed Jalinge kepada AFP.
Kaduna Selatan, yang mayoritas dihuni penduduk beragama Kristen, diporak-porandakan sejak lama akibat perselisihan antara petani dan penggembala. Kedua kubu berselisih tentang hak penggembalaan dan air. Bentrokan kedua kubu menimbulkan jumlah korban jiwa yang meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Hal tersebut mendorong otoritas negara untuk menyerukan gencatan senjata, tapi upaya tersebut tak membuahkan hasil.***