VIRAL di Kalangan Milenial dan Gen Z, Arash Buana dan Raissa Anggiani Hasilkan Kolaborasi Keren
Sebuah lagu yang menceritakan tentang hubungan tidak sehat, yang dilesatkan Arash Buana dan Raisaa Anggiani mendadak viral di aplikasi musik digital.
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sebuah lagu yang menceritakan tentang hubungan tidak sehat, yang dilesatkan Arash Buana dan Raisaa Anggiani mendadak viral di aplikasi musik digital.
Hubugan yang tidak sehat atau dalam istilah kekikinannya disebut Toxic Relationship, memang secara sadar atau tidak tidak sadar kerap dialami setiap insan.
Ada yang mencoba tetap bertahan dan ada juga yang akhirnya berani melepaskan diri.
• Kata-kata Religius Ucapan Idul Adha 2020, Cocok Dikirim via WhatsApp atau Update di Media Sosial
Arash Buana menuangkan isu hubungan yang tidak sehat ini dengan berkolaborasi bersama Raisaa Anggiani lewat single berjudul 'If You Could See Me Crying In My Room'.
Arash Buana merupakan salah satu penulis lagu dan penyanyi muda berbakat yang baru saja merilis I’ll be friends with you, quarantine love, See You Tomorrow yang dirilis dalam waktu yang berdekatan di masa pandemic.
Sementara Raissa Anggiani adalah seorang penyanyi soloist muda berbakat dan juga penulis lagu yang dalam waktu dekat ini akan merilis single perdananya.
Ditemui di sela promo single terbarunya di salah satu stasiun radio di Jalan Dipati Ukur Bandung, Arash Buana dan Raissa Anggiani menceritakan proses pembuatan lagu yang viral di aplikasi musik digital ini.
"Awalnya lagu ini bukan untuk dinyanyiin kolaborasi. Pihak label minta gue buatin lagu untuk Raissa, eh nggak taunya diminta duet," ujar Arash Buana, Jumat (15/7/2020).
• Soal dan Jawaban Belajar dari Rumah TVRI 20 Juli SMA Tentang Berbohong, Berikut Cara Kerja Poligraf
If U Could See Me Crying In My Room menceritakan tentang toxic relationship sepasang kekasih.
Lirik lagu ini kemudian diselesaikan berdua oleh Arash Buana dan Raissa Anggiani dimana lagu ini merupakan pengalaman mereka berdua yang terjebak dalam Toxic Relationship.
"Gue bikin lagu malah buat diri sendiri, suka sama lagunya karena ini sesuatu yang beda, dan yaudah akhirnya bikin untuk lagu berdua," ujarnya.
Sudah memiliki ketertarikan di dunia musik sejak kecil, Arash menceritakan, ia pertama kali membuat not pianonya dahulu.
Kemudian di hari yang sama, Arash dan Raissa menyelesaikan proses rekaman dan lanjut ke proses mixing dan mastering.
"Gue berpikir gimana caranya terlihat di level yang sama dengan musisi kerena lainnya. Ya caranya dengan meningkatkan kualitas bermusik. Makanya gue gak main-main untuk proyek duet ini," kata Arash.
Telah rilis sejak 12 Juni, lagu If U Could See Me Crying In My Room sudah diputar hampir 1,4 juta kali di platform musik digital, Spotify.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/arash-buana-dan-raissa-anggiani-penyanyi-if-you-could-see-me-crying-in-my-room.jpg)