Breaking News:

Mau Jadi Guru Penggerak, Ayo Daftar di Sini ! Demi Terciptanya Agen-agen Perubahan

Kemendikbud meluncurkan program Guru Penggerak untuk memajukan ekosistem pendidikan di Indonesia dengan melahirkan agen-agen perubahan

sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id
Mau Jadi Guru Penggerak, Ayo Daftar di Sini ! Demi Terciptanya Agen-agen Perubahan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) meluncurkan program Guru Penggerak untuk memajukan ekosistem pendidikan di Indonesia dengan melahirkan agen-agen perubahan yang berpusat kepada peserta didik.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Iwan Syahril mengatakan melalui program Guru Penggerak, para pengajar dituntut untuk berfokus pada pedagogik serta berpusat pada murid dan pengembangan holistik.

Hal ini, katanya, berpijak pada filosofi Ki Hajar Dewantara yang menghadirkan tiga kata kunci yang perlu diterapkan bagi seorang guru, yaitu teladan, motivasi, dan berdaya atau merdeka.

Viral Murid Berikan Komentar Tak Senonoh pada Guru saat MPLS Online, Ini Kata Pengamat

Guru Penggerak ini dengan hati mendekati sang anak, tidak untuk meminta sesuatu hak, namun untuk berhamba pada sang anak,” demikian disampaikan Iwan melalui video virtual di Jakarta, Kamis (16/7/2020).

Analogi berhamba ini, kata Iwan, maksudnya adalah betul-betul totalitas, apa yang diberikan oleh guru sebagai pendidik dan semua penggiat yang ada dalam ekosistem pendidikan dengan fokus kepada bagaimana melayani anak.

“Inilah sebenarnya yang kita inginkan dari seluruh guru di Indonesia, seperti pesan Ki Hajar yaitu berpusat kepada murid,” kata Iwan.

Oleh karena itu, Guru Penggerak dituntut untuk dapat menjadi teladan, serta bisa memotivasi sehingga menguatkan kemampuan untuk memberdayakan murid.

“Ini yang kita maksud sesuai dengan yang dipesankan oleh Bapak Pendidikan kita. Tumbuh kembang secara holistik yaitu jalan secara cipta, rasa, dan karsa. Tajam pikirannya lalu kemudian halus rasanya, lalu kuat dan sehat jasmaninya,” ujar Iwan.

Untuk itu, katanya, guru penggerak hadir sebagai agen perubahan ekosistem pendidikan.

VIDEO-Guru Honorer di Majalengka Rela ke Rumah Siswa, Tak Semua Ortu Bisa Beli Kuota Internet

Halaman
12
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved