Breaking News:

Keputusan SMA/SMK di Kota Sukabumi Boleh Belajar Tatap Muka atau Tidak Keluar Akhir Juli

Ada 39 SMA/SMK di Kota Sukabumi yang sudah mengajukan belajar secara tatap muka.

tribunjabar/fauzi noviandi
Kadisdik Jabar Sebut Kota Sukabumi akan Jadi Percontohan Belajar Tatap Muka Saat Pandemi Covid-19. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - SMA/SMK di Kota Sukabumi diperbolehkan melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka setelah berstatus zona hijau.

Meski begitu, pelaksanaan KBM tatap muka harus mengutamakan keselamatan dan kesehatan peserta didik di tengah pandemi.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar, Dedi Supandi, menyatakan pembelajaran tatap muka di SMA/SMK di Kota Sukabumi belum dilaksanakan karena ada satu indikator yang mesti dipenuhi, yakni konsistensi pengendalian Covid-19.

"Kami harus melihat stabilitas zona Kota Sukabumi. Ini tidak bisa dilihat dalam sepekan. Kami akan memantau status di sana. Jika konsisten berstatus zona hijau, akhir Juli akan evaluasi. Kemudian, kami akan membuat keputusan, apakah pembelajaran tatap muka di Kota Sukabumi dapat dilaksanakan," kata Dedi melalui ponsel, Rabu (15/7/2020).

Dedi mengatakan, ada 39 SMA/SMK di Kota Sukabumi mengajukan kesiapan pembelajaran tatap muka.

Pengajuan itu diserahkan kepada Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Jabar.

Kemudian, diajukan ke Gugus Tugas Kota Sukabumi untuk dilihat indikator-indikator pembelajaran tatap muka terpenuhi.

Terdapat dua indikator besar yang sudah dipenuhi SMA/SMK Kota Sukabumi.

Pertama, penerapan protokol kesehatan dalam menyambut pembelajaran tatap muka.

Kedua, jumlah siswa yang bertempat tinggal di luar Kota Sukabumi, yakni sekitar 52 persen.

Halaman
12
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved