Breaking News:

Virus Corona di Jabar

Satu Kecamatan di Kota Bandung Kembali Masuk Dalam Zona Merah Covid-19, Ini Sebabnya

Ada satu kecamatan di Kota Bandung yang kembali masuk zona merah Covid-19.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: taufik ismail
Pixabay
Covid-19 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kecamatan Rancasari yang menjadi wilayah pertama tidak ada kasus positif aktif, kini kembali masuk dalam zona merah karena terdapat tiga orang pasien aktif Covid-19.

Koordinator Bidang Perencanaan, Data, Kajian dan Analisa Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ahyani Raksanagara mengatakan, meski saat ini Kota Bandung sudah tidak menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) namun masyarakat harus tetap waspada akan penyebaran virus corona.

"Data dinamis sesuai pelacakan, itulah sebabnya kewaspadaan harus terus dijaga," ujar Ahyani, saat dihubungi, Rabu (15/7/2020).

Di Kecamatan Rancasari tidak ada korban meninggal akibat Covid-19, kini hanya ada tiga orang positif aktif, 15 orang dalam pengawasan (PDP), tujuh orang dalam pemantauan (ODP), dan enam orang dinyatakan sembuh.

Meski Kecamatan Rancasari kembali masuk zona merah, tapi ada tujuh Kecamatan lain di Kota Bandung yang kini beralih status menjadi zoa biru.

Berdasarkan data pusat informasi Covid-19 (Pusicov) Kota Bandung, tujuh kecamatan itu yakni Kecamatan Ujungberung, Kecamatan Bandung Kidul, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kecamatan Bandung Wetan, Kecamatan Sukajadi, Kecamatan Sukasari, dan Kecamatan Cidadap.

Selain itu, di Kota Bandung hingga kini jumlah kasus positif aktif pun terus menurun.

Tercatat per tanggal 14 Juli 2020, ada sebanyak 50 kasus positif aktif, menurun sembilan kasus dibandingkan hari sebelumnya.

Sedangkan jumlah total kasus positif secara kumulatif, yakni sebanyak 428 kasus.

Sebanyak 337 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 41 orang dinyatakan meninggal dunia akibat Covid-19.

Meskipun terus menurun, Ahyani mengingatkan masyarakat agar tetap berwaspada di fase Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) ini.

Karena terdapat mobilitas masyarakat dari berbagai wilayah yang diduga masih ada transmisi penyebaran Covid-19.

"Level kewaspadaan diperlukan agar wilayah paham situasi, karena ada mobilitas masyarakat dari berbagai level," ucapnya.

7 Kecamatan di Kota Bandung Sudah Masuk Zona Biru, Ini Daftarnya

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved